Pancasila dan Demokrasi Asli Indonesia

Prayudhi Azhwar adalah Seorang Akademisi angkatan 98 yang juga seorang dosen di perth australia. Tulisan-tulisan beliau sangat tajam dan berbobot menggunakan sumber yang valid.

Pernah kita bertanya kenapa negara ikon demokrasi seperti Amerika, Inggris dan Australia menerapkan pemilu secara tidak langsung (sistem perwakilan)?

Mari sama-sama belajar agar rakyat Indonesia cerdas dengan tidak menghabiskan energi saling membully. Bukankah saling respek meski berbeda pendapat itu justru esensi demokrasi?

Rakyat Australia memilih pemimpin tidak secara langsung, tapi melalui anggota dewan (senator) yang mereka pilih. Para anggota dewan inilah yang kemudian dipercayakan memilih Prime Minister (PM) dan para pemimpin wilayah (Premiers).

Tentu ada diantara anggota dewan yang tidak amanah, tapi penegakan hukum dilakukan atau mereka tidak dipilih kembali. Mekanisme ini berjalan terus sehingga kualitas anggota dewan terseleksi semakin baik.


Sistem pemilihan presiden di Amerika yang telah berlangsung dua abad bukan dengan pemilihan langsung (one man one vote / popular vote), tapi berdasar pada electoral vote (represented via electoral college institution). 270 dari 538 suara presidential electors menjadi penentu kemenangan presiden Amerika. Pemilu di Inggris lebih jelas. 310 dari 326 distrik di Inggris menerapkan pilkada tidak langsung. Rakyat Inggris memilih anggota dewan, yang mereka sebut councillor. Anggota dewan membentuk city council yang berwenang memutuskan pemimpin di distrik masing-masing. Sistem ini dikenal sebagai sistem “leader cabinet”.

Melihat best practice di negara-negara “mbah”-nya demokrasi, apakah ada diantara kita yang berani bilang, sistem demokrasi di negara-negara ikon demokrasi tersebut meniru orde baru? Apa kita akan katakan rakyat di Amerika, Inggris dan Australia sebagai terbelakang (dibandingkan rakyat Indonesia)? Sanggup kita berorasi bahwa di negara-negara tersebut “demokrasi telah mati”, karena mempercayakan pemilihan pemimpin melalui "wakil rakyat"? Lantas dengan gegabah kita ramai-ramai menuduh para "wakil rakyat" di ketiga negara itu melanggar HAM, dengan tuduhan telah merampok hak konstitusi (suara) rakyat ?

Ayolah, saatnya kita menjadi rakyat yang cerdas. Boleh jadi memang sistem demokrasi Indonesia telah 'kebablasan', ini bisa kita ulas tersendiri. Juga sekali-kali kita bertanya, kenapa media asing menggugat pengesahan pilkada tidak langsung di Indonesia sementara mereka tidak pernah menggugat pemilu tidak langsung yang dilaksanakan di negara mereka? Ayo, kita bertanya, ada apa?
Bahkan Mike Barnes, pemimpin Labour Group Stoke Concil dan seorang politisi senior di Inggris mengingatkan rakyat Inggris untuk tidak menggunakan sistem pilkada langsung untuk memilih pemimpinnya. Itu disebabkan mereka sangat paham tingginya biaya kampanye yang dibutuhkan. Menelan sumber daya dan menyebabkan pemenang hanya orang yang punya banyak modal atau orang yang dimodali (diganduli kepentingan) pemodal besar. Barnes mengingatkan Inggris akan menyesal dan mengalami kerugian besar bila memaksakan memilih melalui pemiliu langsung. Ia menyarankan sistem councillor (perwakilan) karena diyakini ideal, dan rekam jejak serta kedekatan para councillors dengan warga yang diwakilinya dapat terjalin secara lebih baik.

Di tanah air, FITRA (lembaga Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran) mencatat “Biaya pilkada, diluar biaya kampanye dan politik uang, untuk kabupatan/kota menelan setidaknya Rp25 miliar, dan untuk pilkada provinsi Rp100 miliar. Keseluruhan pilkada di Indonesia menelan setidaknya Rp17 triliun”.

Besarnya biaya pilkada langsung di 500 propinsi/kota/kabupaten sangat membebani keuangan negara dan menjadi sumber kerugian yang besar bagi ekonomi Indonesia. Hal ini diperburuk oleh data Kementerian Dalam Negeri, yang mencatat 330 (86,22%) kepala daerah hasil pemilihan langsung tersangkut perkara korupsi. Korupsi menjadi keniscayaan karena tekanan kebutuhan menutupi besarnya biaya kampanye atau untuk membayar jasa para kapitalis/pemodal melalui penjatahan proyek-proyek bernilai miliaran/triliunan, yang membebani APBD dan menurunkan kualitas layanan publik.

Disamping best practice negara maju yang telah matang dalam demokrasi, bangsa Indonesia perlu kembali menggali akar sejarah bangsa. Tanpa kita menyadari, leluhur kita para pendiri bangsa Indonesia telah dengan sangat cerdas dan elegan melahirkan konsep demokrasi yang paling sesuai dengan jati diri Indonesia. Dasar negara Indonesia, Pancasila, merupakan hasil kedalaman dan kebijaksanaan berpikir para negarawan pejuang kemerdekaan. Bahkan sang proklamator pada tanggal 13 September 1960 mendapatkan sambutan luar biasa dan standing applaus saat memaparkan Pancasila dalam sidang umum PBB (tontonlah you tube-nya, maka sahabat akan kembali bangga dengan Indonesia). Hanya sayangnya, generasi muda Indonesia masih kurang dapat menghargai dan menjaga warisan nilai dan gagasan luhur ini.

Sejarah Indonesia juga mencatat bahwa Indonesia, dibawah kepemimpinan sang proklamator pernah melakukan eksperimen demokrasi yang mahal ini, yaitu sistem pemilihan langsung. Namun akhirnya bung Karno mencabut UU No. 1 tahun 1957 yang mengatur Pilkada Langsung dengan pertimbangan undang-undang tersebut tidak sesuai dengan jati diri bangsa dan demokrasi asli Indonesia. Artinya, eksperimentasi pilkada langsung atau tidak langsung telah dilakukan di zaman bung Karno, dan tidak pantas kita stigmakan itu sebagai orba. Jangan sekali-kali melupakan sejarah, pesan bung Karno dalam pidato “jasmerah”.

Di hari Kesaktian Pancasila ini ada baiknya kita luangkan waktu menelisik kata demi kata yang tercantum dalam sila ke-4 Pancasila, "kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan". 

Kata “hikmat” melambangkan ketinggian spritualitas dan keluhuran budi pekerti . 
Kata “kebijaksanaan”, melambangkan kecerdasan, keseimbangan dan kedewasaan dalam berpikir. 
Kata “permusyaratan” mendorong kebersamaan sebagai satu bangsa dan menepis keegoan personal. 
Sedangkan kata “perwakilan” menjelaskan dengan gamblang tata cara berdemokrasi yang asli Indonesia.

Generasi muda yang terdidik wajib mengingatkan seluruh rakyat Indonesia untuk memilih wakil rakyat, yang terdiri dari orang-orang yang memiliki hikmat dan kebijaksanaan yang lebih unggul, dari yang diwakili. Rakyat justru perlu didorong untuk cermat memilih wakilnya yang memiliki integritas, wawasan dan kemampuan berpikir yang jauh ke depan. Yang mampu menatap bangsa dalam perspektif jangka panjang, tidak yang terjerat oleh kepentingan sempit berjangka pendek.
Bayangkan kegaduhan bila sistem demokrasi yang kita bangun memaksa rakyat memilih wakil rakyat dan juga memilih pemimpin daerah secara sekaligus. Kepala daerah meremehkan saran dan pengawasan yang dilakukan DPRD, meski mereka memiliki hak legal formal melakukan check and balance. Sebaliknya, DPRD yang merasa rakyat apatis terhadap mereka akan kurang merasa bertanggung jawab dan merasa bebas tanpa pengawasan rakyat sehingga perilakunya menjadi tidak terkontrol. Adapun rakyat tidak memiliki mekanisme (kanal/channel) untuk menagih janji atau mengontrol perilaku menyimpang dari kepala daerah, kecuali melalui demonstrasi yang melelahkan, menurunkan produktivitas bangsa dan bahkan mengandung resiko berubah anarki.
Efektivitas pengawasan korupsi dan money politik dalam pemilu langsung justru sulit dilakukan. Mengawasi tindak korupsi atau money politik dari wakil rakyat yang berjumlah lebih sedikit akan jauh lebih mudah. Penegak hukum, baik Kejagung, KPK atau PPATK, lebih mudah mengawasi segelintir rakyat yang ditunjuk jadi wakil rakyat dibandingkan mengawasi money politik yang melibatkan masyarakat secara luas pada mekanisme pemilihan langsung.
Sengketa dari 500 pilkada langsung yang menjadi beban MK yang berjumlah 9 hakim konstitusi jelas menguras biaya, waktu dan energi bangsa. Bahkan sidang umumnya gagal menghadirkan putusan adil dan berkualitas karena terbatasnya waktu dan tenaga yang dimiliki MK.
Penghematan anggaran setidaknya Rp 41 Triliun setiap tahun dapat dialokasikan untuk menambah ruang fiskal bagi pemerintah sehingga memungkinkan pemerintah menjalankan program-program kebangsaan yang membantu menghilangkan kemiskian dan mengurangi ketimpangan kesejahteraan (Gini ratio sudah lampu merah, mencapai indeks 0.41).
Akar dari masalah demokrasi kita perlu kita pahami, terletak pada kualitas wakil rakyat dan partai politik. Tapi perlu kita sadari sepenuhnya, para wakil rakyat ini, kita suka atau tidak suka, adalah lembaga pembuat perundangan yang sah di republik tercinta ini. Mereka juga yang memiliki legitimasi yang sah dalam memilih figur-figur paling kompeten menjabat posisi-posisi strategis seperti panglima TNI, Kapolri, Ketua MK/ MA/BPKPK/PPATK, Gubernur BI, Komisioner OJK. Semua figur-figur lembaga negara itu adalah pemimpin-pemimpin bangsa, yang lahir dari pilihan-pilihan wakil-wakil rakyat Indonesia.

Maka tepat bila pengesahan UU pilkada via DPRD ini kita sebut sebagai era kembalinya demokrasi asli Indonesia. Rakyat yang semakin kritis dicerdaskan untuk berhati-hati dan selektif memilih wakil rakyat untuk dipercayakan duduk di DPR atau DPRD. Figur-figur berintegritas dan berkualitas harus bersedia masuk ke partai politik. Partai politik juga perlu semakin menyadari bahwa perekrutan putra-putra terbaik bangsa merupakan keniscayaan agar partai menjadi modern dan diterima masyakarat luas. Dengan ini, segala stigma negatif yang melekat kepada partai politik dan lembaga wakil rakyat dapat sama-sama kita benahi.

Peran wakil rakyat dalam bangunan demokrasi perlu kita perkuat, benahi dan terus sempurnakan. Bukan dengan hujatan, apalagi mencabut kewenangannya dalam sistem demokrasi kita. Benahi dengan ketulusan niat, kebeningan batin dan kearifan pikir. Maka kita akan mendapatkan sistem demokrasi yang efisien dalam biaya dan energy tapi efektif menghasilkan wakil rakyat berkualitas, yang menjadi penentu lahirnya pimimpin-pemimpin penuh integritas, profesional dan amanah di seluruh lembaga-lembaga negara.

Jika para pendiri bangsa dapat melahirkan gagasan besar, Pancasila. Kenapa kita, para generasi muda, tidak mampu mewujudkan gagasan besar kebangsaan itu secara bersama-sama?
Selamat merayakan hari Kesaktian Pancasila.


Perth, 1 Oktober 2014
Prayudhi Azwar

COMMENTS

Nama

1 januari,1,10 november,2,10 november 1945,3,10 Pahlawan,1,about fungi,1,Air,3,Akar kudrat,1,Akar Pangkat 3,1,Akhlak,27,Akhlak Islam,1,Akibat Belajar Agama tanpa Guru,1,Akuntansi,2,alat optik,3,alat seo,1,alat webmaster,1,Alhazen,1,anak bandel,1,anak tidak fokus,1,anak-anak jokowi,1,Android,1,anemia,1,anies baswedan,2,anyaman,1,aqidah,20,Artikel Kependidikan,18,artpend,1,artpend seo studio,2,Arus Listrik,2,Atmosfer,1,aturan tangan kanan,1,Auckland,1,Bahasa Indonesia,20,Bahasa Jawa,10,bahaya,1,Bangga sebagai bangsa Indonesi,3,Bangga Sebagai Bangsa Indonesia,1,Bangsaku Bangsa yang Berbudaya,1,Bangun Datar,3,Banjir,1,Bank Soal,26,Bank Soal IPA,15,bank soal matematika,1,Bantuan Siswa Miskin,1,barang ekspor,1,basket,1,baterai bekas,1,batu akik,1,Batu Mulia Indonesia,1,bbm naik,1,BBM Naik Tahun 2014,1,beasiwa,1,Beberapa Hewan Unik Yang Dianggap Palsu,1,belajar islam,20,Benda-benda di Sekitar Kita,1,bentuk-bentuk kerukunan,1,berbagai macam tanah,1,Berita,22,berita nasional,3,Berita Temanggung,1,Bilangan Bulat,5,bilangan kubik,1,bin,1,biolog,1,biologi,35,Biologi dan Ekologi,13,biology,4,blog komentar,1,blokir iklan facebook,1,budaya,1,Budaya Indonesia,1,budha,1,Buku,5,buku guru,3,buku guru dan siswa,1,buku kurikulum 2013,4,buku kurikulum 2013 SMK,7,buku kurikulum SD 2013,4,buku siswa,2,buku smk,1,buku tematik,4,bung tomo,1,bunga daun bawang,1,Bunga Perca,1,Buya Hamka,1,cacat mata,1,Cahaya,3,Candi,1,Candi Hindu,1,candi peninggalan hindu,1,cara download youtube,1,cara ekspor,1,Cara hidup manusia hewan dan tumbuhan,7,Cara kerja sistem limfatik,1,cara membuat poster,1,Cara menjaga kerukunan,3,catatan,24,cerita rakyat,1,cermin,1,Cerpen anak,1,charger mobil,1,ciri-ciri penyakit ebola,2,convert pdf to web,1,Converts Sunlight into Thermal Energy Experiments,1,cpns 2014,2,cublak cublak suweng,1,Daftar hari penting indonesia,1,Daftar Hari raya Indonesia,1,Daftar peringatan indonesia,1,Daftar Peserta Kelulusan PLPG,1,dampak kenaikan BBM,1,dampak perdagangan internasional,1,dapodik,3,dapodikdas,2,Dapodikmen,2,darah,1,daring,2,dasar elktronika,1,dasar komputer,1,dasar logika,1,data pokok pendidikang,1,daun zaitun,1,daur karbon,1,Demokrasi,1,Desimal,2,dns spoofing,2,download aplikasi dapodik,1,download youtube downloader,1,Draft RUU Pilkada,1,dropping air bersih,1,ebola di indonesia,1,education,1,Ekologi,1,ekspor,1,ekspor impor,2,ekspor impor indonesia,2,elektromagnet,1,elektronika,4,elektronika dasar,1,elektrostatik,1,elementary school,1,endocrine gland,1,endocrine system,1,energi,1,energi alternatif,1,energi dan perubahannya,1,english lecture,10,ensiklopedia fisika,1,etika,1,etika sederhana,1,Experiments,2,eydm ejaan bahasa indonesia,1,facebook,1,Fancy Blue,1,farkhan,1,fiqh,20,fisika,24,fisika smp,4,Fitu,1,Flowering Plant Reproduction,1,fls2n,1,for kids,1,foto kemdikbud 2015,1,froce in physics,1,Fungi,1,fungsi BUMN,1,Fungsi Sel,1,gallery,1,Gas In Bottle,1,gaya gravitasi,1,Gaya magnet,2,gaya pacaran sehat,1,gejala ebola,2,gejala penyakit ebola,2,gelombang,1,gelombang dan osilasi,1,geografi,3,geografis,1,geologi,3,gerbang logika,1,google adsense,3,google berhasil di reta as,1,google dibajak dns spoofing,1,google diretas pakistan,1,google pay,1,gundul gundul pacul,1,gunung pelangi,1,guru,1,Hambatan,1,hari besar agama,1,hari pahlawan,1,hari pahlawan nasional,2,Haytham,1,headline,13,hewan reptil,1,Hidup rukun,6,hindu,1,hukum newton,1,Ibnu Hajar Al Asqolani,1,Ilmu Pengetahuan Alam,56,Ilmu Pengetahuan Sosial,21,Ilmuwan,1,Ilmuwan Muslim,1,imen,1,inaicta,1,Indonesiaku Bangsa yang Berbudaya,3,Indonesiaku bangsa yang cinta damai.,2,Indonesiaku bangsa yang kaya,7,induksi magnet,1,info cpns 2014,1,Info Islam,4,info lomba,7,Info Pendidikan,37,Info Pendidikan.,5,Info Sehat,2,info teknologi,24,info teknologiyoutube video downloader,1,informasi,4,informasi cpns 2014,1,informasi kelulusan plpg 2014,1,informasi lomba lkiip 2015,1,informasi penerimaan CPNS 2014,1,Informasi PLN,1,Informasi SNMPTN 2015,3,inobel 2015,1,inovasi pembelajaran,1,internet,2,invertebrata,1,ipa,15,islam,23,islam kristen,14,islamologi,14,Istilah,1,its,1,jadwal pelajaran,1,jamaah islam liberal,1,Jamur,1,jamuran,1,Jarak waktu dan kecepatan,1,jaring makanan,1,jateng 2014,1,Jelajah Dunia,2,Jenis Batuan,2,jenis poster,1,Jenis Tumbuhan Tidak Berbunga,2,Jenis Ulat,1,jenis-jenis tanah,1,jil,1,Jokowi,2,jokowi mengumumkan kabinet,1,Juara,1,Kabinet jokowi,3,kabinet kerja,1,kaca mata,1,kajian islam,22,Kajian tafsir,10,Kaleidoskop,1,kalender pendidikan,1,kalimat poster,1,Kalor dan Suhu,1,kamera,2,kanker,1,Karbon,1,kartu indonesia pintar,2,Kasus Kekerasan Anak,1,Keamanan Internet,1,Keamanan Jaringan,1,keanekaragaman budaya bangsaku,1,keindahan bunga,1,Kekerasan SD,1,Kelas 1 SD,1,kelas V,7,kelas4sd,2,kelas5sd,10,kelas6sd,2,kelenjar,1,kelenjar endokrin,1,Keluarga jokowi,1,kemdikbud,2,KemenPAN RB Gandeng BIN Jewer PNS Nakal,1,kemenpan-rb,1,kemintraan youtube,1,kenaikan BBM,1,Keputusan Bersama,1,Kerajaan Fungi,1,kerajaan hindu indonesia,1,kerajinan,1,kerja jokowi,1,kerjasama bilateral,1,kerjasama multilateral,1,Kerukunan Dlm bermasayarakat,8,kesehatan,7,Keunikan hewan,1,Kewarganegaraan,1,Khasiat Pohon zaitun,1,khohir mulyadi,1,kihajar,1,Kimia,2,kimia sma,3,kimia smk,1,kip,1,kisi-kisi LKS Jabar 2015,1,kisi-kisi LKS Jatim 2015,1,kisi-kisi cpns 2014,1,kisi-kisi lks 2015,1,kisi-kisi LKS DIY 2015,1,kisi-kisi LKS jateng 2015,1,kisi-kisi LKS Nasional 2015,1,kisi-kisi ujian nasional 2015,1,koleksi,1,komentar facebook,1,Kompetensi Dasar,1,Komponen Ekosistem,1,komputer,1,kontroversi buku penjaskes,1,kontroversi menteri kelautan,2,kontroversi undang-undang,1,Korban banjarnegara,1,KPAI,1,kristologi,15,kritik kepada mendikbud,2,kuis kihajar,1,kuliah Dalam jaringan,1,kuliah daring,1,Kumpulan Meme Banjir Jakarta 2015 Lucu,1,Kunci Jawaban,1,kurikulum 2006,2,kurikulum 2013,22,kyiai,1,Lapisan bumi,2,larangan merokok,1,larangan selamat natal,1,Layang-layang,1,lecture,1,lensa,1,Lingkungan,8,linperanas 2015,1,listrik,4,listrik statis,2,lkiip 2015,1,lkiip guru smk 2014,1,lkiip nasional,1,lomba 2015,2,lomba blog,1,lomba bptikp,1,lomba feature 2015,1,lomba foto 2015,1,lomba foto kemdikbud 2015,1,lomba guru,2,lomba guru nasional,1,lomba kreatifitas guru,1,lomba lkiip 2015,1,lomba menulis,1,lomba mpi,1,lomba penulisan artikel 2015,1,Lomba Siswa,6,lombarancang busana batik tomini,1,Lowongan Kerja,1,LPIR 2015,1,lpmp,1,Luas,1,Macam-macam peristiwa dalam kehidupan,6,macam-macam tanah,1,madrasah,1,Magnet,2,mahasiswa,1,mancanegara,1,Manfaat hidup rukun,4,Manfaat pemanasan,1,Manusia dan lingkungan,16,Manusia dan peristiwa alam,4,Mapel SMK,1,masyarakat menolak ruu pilkada,1,Mataram,1,Matematika,30,Materi,23,Materi dan Energi,1,Materi Kelas 1 SD,5,Materi Kelas 2 SD,2,Materi Kelas 3 SD,6,Materi Kelas 4 SD,7,Materi Kelas 5 SD,23,Materi Kelas 6 SD,13,Materi Pelajaran,90,materi Shopping,1,medan magnet,1,media,1,Memahami Listrik dan Kemagnetan,1,membuat modul,1,mempercantik website,1,menangani ebola,1,mendaftar cpns online 2014,1,mendidik sisiwa,1,mendikbud,5,mengajar,1,mengenal bakteri,2,mengenal biologi dan ekologi,1,mengenal dapodik,1,Mengenal Fungi,1,mengenal gaya,3,mengenal Google Adsense,1,mengenal hari pahlawan 10 november,1,mengenal hewan,1,mengenal keluarga jokowi,1,mengenal listrik dan kemagnetan,1,mengenal mikroorganisme,1,Mengenal Sel dan Struktur Sel,1,Mengenal Sirkuit Listrik,1,mengenang jasa pahlawan,1,mengenang pahlawan,1,mengoptimalkan website,1,meningkatkan traffik website,1,merokok,2,minyak nabati,1,Minyak zaitun,1,mipa unnes,1,mirror aplikasi,1,Model kuliah daring,1,model pembelajaran PDITT,1,modul,1,moratorium CPNS,1,motivasi,11,MPI,2,Muatan listrik,1,mursida,1,museum,1,museum ranggawarsita,1,musium di semarang,1,Musyawarah,1,NKRI,2,Norma,1,november 1945,1,o2sn 2015,1,obat penyakit ebola,1,omba multimedia,1,opini,2,organ peredaran darah,3,Organ tubuh manusia dan hewan,7,osilasi,1,OSN,1,osn 2015,1,osn sd 2015,3,OSN SD Jateng 2015,1,osn SMP,1,otospinner article Rewriter,2,Ozon,1,Pahlawan Nasional,6,pai,22,pakaianadat,1,pancasila,1,panduan youtube,1,Parenting,3,paru-paru,1,Paud,1,pdip menolak uu pilkada,1,pditt,1,Pecahan,8,Pecahan campuran,1,pejuang,1,pelajaran agama islam,2,Pelestarian Lingkungan,1,Pemanasan Global,1,pemantulan,1,Pembagian,2,pembayaran adense,1,pembiasan,1,pemilu tidak langsung,1,pencegahan penyakit ebola,1,Pencemaran,1,Pendaftaran CPNS,1,pendaftaran cpns 2014,1,pendaftaran snmptn 2015,3,Pendidikan,3,pendidikan agama islam,24,Pendidikan karakter,9,pendidikan tauhid,1,peneliti,1,pengaruh modernisasi,1,penggolongan makhluk hidup,1,penggolongn hewan,1,penghargaan,1,pengobatan ebola,1,pengumuman,9,Pengumuman Kabinet Jokowi,1,Pengurangan,2,peninggalan sejarah,3,Penjaskes,1,Penjumlahan,2,Pentingnya Kesehatan Diri dan Lingkungan,2,Pentingnya kesehatan diri dan linkungan,9,penyakit,4,penyakit ebola,3,penyakit ganas ebola,1,penyakit pernapasan,1,Penyebab Anak tidak Beretika,1,perakitan komputer,1,peranan BUMN,1,perang kemerdekaan,1,perang melawan sekutu,1,perang surabaya,2,Percobaan Energi Panas dari Pembusukan,1,Percobaan Gas dalam Botol,1,Percobaan Memanfaatkan Tenaga Uap,1,Percobaan Mengubah Sinar Matahari menjadi Energi Panas,1,percobaan sains,4,Perdagangan Internasional,1,Peristiwa-peristiwa Penting,3,perkalian,2,permendikbud,2,permendikbud 50 tahun 2015,1,Pernapasan,1,Pernik,1,Persamaan Linear,1,Persen,1,Pertanyaan SNMPTN 2015,1,Perubahan lingkungan,1,Perubahan wujud benda,4,petunjuk install dapodik,1,petunjuk teknis,1,Phsycs,3,physics,1,physics science,1,PJOK,3,pns,1,Pola hidup sehat,5,pola kehidupan di masyarakat,1,portofolio,1,portofolio snmptn 2015,1,pos ujian nasional 2015,1,POster,1,poster yang baik,1,ppg,1,PPKn,9,praktikum,1,presentasi,1,Presentasi menggunakan Pen Tool,1,Presiden Jokowi,1,presiden jokowi dan keluarga,1,profil anak jokowi,1,profil candi dieng,1,program baru Kemdikbud,2,Promes,1,Putra jokowi,1,radio aktif,1,Raja Salman,1,ranggawarsita,1,rangka tubuh manusia,2,rangkaian pararel,1,rangkaian seri,1,Rapel Tunjangan Profesi Temanggung,1,Rekruitmen cpns,1,Rekruitmen PLN,1,Reproduksi dan Hereditas,1,Reproduksi Tumbuhan Berbunga,1,reptil di indonesia,1,resep masakan,1,Resultan Force,1,rokok,1,rontgen,1,rotan,1,rotasi bulan,1,rotasi bumi,1,rotasi matahari,1,RPP,3,rumah adat,1,rumah sakit,1,rumahadat,1,rumus lengkap kimia,1,RUU kontroversial,1,RUU perawat,1,RUU Pilkada,2,S2,1,Sains,3,Samsung Galaxy J1,1,Sastra,1,SBK,2,sd negeri 2 badran temanggung,1,SD Trisula Wedari,1,sehat itu penting,5,sejarah,8,sejarah candi indonesia,1,sekutu menjajah indonesia,1,seleksi polines,1,Semester 1,7,Seni Budaya,1,Seni Budaya dan Ketrampilan,10,Seni Karawitan,1,seni tradisional jawa,1,senyawa karbon,1,seo,2,seo tools,3,Sertifikasi Guru,1,Sifat Air,1,sifat cahaya,2,Silabus,2,Silabus kurikulum 2013,1,sinar x,1,singkong,1,Sinonim,1,sirkuit listrik,1,sisi positif,1,Sistem endokrin,1,sistem hormon,1,Siswa Miskin SD Sekolah,1,Siswa SD harus sekolah,1,siswa siap kerja,1,Slide Pembelajaran,1,smk,5,smk bisa,1,smp,2,SNMPTN 2015,3,Soal Bahasa Indonesia,3,Soal Bahasa Jawa,3,Soal IPA,11,Soal IPA Kelas III,1,Soal IPS,2,Soal Matematika,1,Soal PPKn,2,soal ujian nasional 2015,2,Software,1,spesifikasi HP,1,Struktur bumi,2,struktur sel bakteri,2,surat,1,surat terbuka kepada mendikbud,1,Susunan Kabinet,1,Susunan Kabinet Jokowi,1,susunan kabinet kerja,1,susunan menteri kerja,1,syarat pendirian paud,1,Tafsir,10,tafsir ibnu katsir,20,Tafsir Ibnu Katsir Surat Al-Baqarah 111-114,1,tahun baru,1,tahun baru masehi,1,tampilan website,1,tanah longsor banjarnegara,1,tank,1,tariantradisionl,1,Tata Surya,1,Tatang Koswara,2,tauhid islam,1,teknik ip spoofing,1,tema 1,8,tema 3,1,tema shopping,1,Tematik,14,tematik kurikulum 2013,1,tembang dolanan,2,Tentang,2,Thalasemia,1,thermal energy,1,tips,2,tips dam trik,2,Tips Memblokir SMS Penipuan,1,Tips merawat gadget,1,TKJ,1,Tokoh Indonesia,1,Tubuh Manusia,4,Tumbuhan,3,Tumbuhan berbunga,2,tumbuhan berkayu,1,Tumbuhan dikotil,1,tumbuhan monokotil,1,Tunjangan Profesi,2,tutorial,2,tutorial Adsense,1,tv streaming,1,tvone,1,Ujian nasional 2015,3,ujian nasional SD 2015,1,ujian nasonal 2015,1,UKG 2015,1,un,1,UN SD 2015,1,undang-undang,1,Undang-undang ITE,1,unesco,1,unnes 2015,1,ust. Bachtiar Nasir,1,vas bunga,1,Video,8,video downloader,1,Video Informasi SNMPTN 2015,1,video kekerasan anak SD,1,virus ebolam gejala penyakit,1,Voltase,1,wabah ebola,1,wanita,1,Wanita adalah Target Yahudi untuk Dihancurkan,1,warsito,1,waspada ebola,1,webmaster tools,1,website analysis,1,western union,1,Wujud Benda dan Cirinya,8,Wujud Benda dan Sifatnya,2,yahudi,1,youtube,1,youtube downloader,1,youtube to video,1,Zakir Naik,1,
ltr
item
Kelas Bu Asih: Pancasila dan Demokrasi Asli Indonesia
Pancasila dan Demokrasi Asli Indonesia
Prayudhi Azhwar adalah Seorang Akademisi angkatan 98 yang juga seorang dosen di perth australia. Tulisan-tulisan beliau sangat tajam dan berbobot menggunakan sumber yang valid.
http://3.bp.blogspot.com/-gU4v6BxH_Fs/VEDC0KQSF-I/AAAAAAAADIY/XTh5AMzT58c/s1600/pilkada%2Btidak%2Blangsung.jpg
http://3.bp.blogspot.com/-gU4v6BxH_Fs/VEDC0KQSF-I/AAAAAAAADIY/XTh5AMzT58c/s72-c/pilkada%2Btidak%2Blangsung.jpg
Kelas Bu Asih
https://artikel-kependidikan.blogspot.com/2014/10/pancasila-dan-demokrasi-asli-indonesia.html
https://artikel-kependidikan.blogspot.com/
https://artikel-kependidikan.blogspot.com/
https://artikel-kependidikan.blogspot.com/2014/10/pancasila-dan-demokrasi-asli-indonesia.html
true
2784979944216087061
UTF-8
Load Semua posting Tidak ditemukan tulisan LIHAT SEMUA Baca Lanjut Ulangi Gagal Ulang Hapus Oleh Beranda Halaman Posting Lihat Semua DIREKOMENDASIKAN UNTUKMU KATEGORI ARSIP CARI SEMUA POSTING Tidak ditemukan tulisan apa pun sesuai permintaan Anda Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ menit yang lalu 1 jam yang lalu $$1$$ jam yang lalu Kemarin $$1$$ hari yang lalu $$1$$ minggu yang lalu lebih dari 5 minggu yang lalu Pengikut Mengikuti KONTEN INI ADALAH PREMIUM Silakan berbagi untuk membuka kunci Salin Semua Kode Pilih Semua Kode Semua kode telah disalin ke clipboard Anda Tidak dapat menyalin kode / teks, tekan [CTRL] + [C] (atau CMD + C with Mac) untuk menyalin