Perlawanan Terhadap Penjajahan Sebelum Masa Pergerakan Nasional

 Kedatangan Kaum Penjajah ke Indonesia Kedatangan bangsa Belanda ke tanah Nusantara dimulai pada tahun 1596. Untuk pertama kalinya bebera...

 Kedatangan Kaum Penjajah ke Indonesia
Kedatangan bangsa Belanda ke tanah Nusantara dimulai pada tahun 1596. Untuk pertama kalinya beberapa kapal Belanda singgah di Pelabuhan Banten. Saat itu armada dagang Belanda dipimpin oleh Cornelis de Houtman. Mula-mula para pedagang Belanda disambut dengan baik oleh rakyat Banten, namun karena kesombongannya, akhirnya Cornelis de Houtman dan armadanya diusir dari Banten.

Dua tahun setelah kedatangan pertama, bangsa Belanda datang lagi ke Indonesia. Kali ini mereka bersikap baik dan ramah. Belanda dapat diterima kembali di Indonesia. Sejak saat itu semakin banyak pedagang Belanda yang datang ke Indonesia . Hal ini mengakibatkan terjadinya persaingan dagang dan pertikaian di antara mereka. Akibatnya, harga rempah-rempah tidak terkendali. Untuk menghindari pertikaian yang lebih parah pada tanggal 20 Maret 1602 dibentuk Perkumpulan Dagang Hindia Timur atau Vereenigde Oost Indische Compagnie  yang disingkat VOC.

Mula-mula kegiatan VOC hanya berdagang. Akan tetapi, lama-kelamaan VOC berusaha menguasai perdagangan (monopoli). Meskipun sebenarnya VOC merupakan sebuah badan dagang, tetapi VOC diberi hak-hak istimewa oleh pemerintah kerajaan Belanda.

Hak-hak istimewa yang tercantum dalam Oktrooi (Piagam/Charta) tanggal 20 Maret 1602 meliputi:
  • Hak monopoli untuk berdagang dan berlayar di wilayah sebelah timur Tanjung Harapan dan sebelah barat Selat Magelhaens serta menguasai perdagangan untuk kepentingan sendiri;
  • Hak kedaulatan (soevereiniteit) sehingga dapat bertindak layaknya suatu negara untuk:
    1. membentuk angkatan perang,
    2. mengumumkan perang dan mengadakan perdamaian,
    3. merebut dan menduduki daerah-daerah asing di luar Negeri Belanda,
    4. memerintah daerah-daerah tersebut,
    5. menetapkan/mengeluarkan mata-uang sendiri, dan
    6. memungut pajak.
Dengan hak-hak istimewa tersebut, VOC berhasil menguasai pusat-pusat perdagangan di berbagai daerah, seperti Ambon, Jayakarta, dan Banda. Pusat perdagangan Jayakarta direbut Belanda pada masa Gubernur
Jenderal J.P. Coen. Ia kemudian memindahkan pusat kantor dagang VOC dari Ambon ke Jayakarta, dan mengganti nama Jayakarta menjadi Batavia. 
Berbagai kerajaan di wilayah Nusantara sadikit demi sedikit dikuasai oleh VOC. Dalam mencapai tujuannya VOC sering menggunakan kekerasan dan cara licik. Politik yang diterapkan Belanda dikenal dengan istilah  politik " adu domba" atau "politik pecah belah". Semboyan mereka adalah "devide et impera"yang artinya "pecah belah dan jajahlah"

 Pada Tanggal 31 Desember 1799, VOC dibubarkan. Beberapa penyebab VOC dibubarkan adalah :
  1. Pejabat-pejabat VOC melakukan korupsi dan hidup mewah.
  2. VOC menanggung biaya perang yang sangat besar.
  3. Kalah bersaing dengan pedagang Inggris dan Prancis.
  4. Para pegawai VOC melakukan perdagangan gelap.
Pada tanggal 1 Januari 1800, kekuasaan VOC di Indonesia digantikan langsung oleh pemerintah Kerajaan Belanda. Pada tahun 1806 Indonesia juga pernah dikuasai Pemerintah Prancis, kemudia Inggris selama beberapa waktu. Bagi bangsa Indonesia sama saja, selama tidak menjadi negara yang merdeka rakyat pasti hidup menderita.

Berbagai sepak terjang VOC hingga saat Indonesia dikuasai oleh Pemerintah Kerajaan Belanda, Inggris maupun Prancis telah menimbulkan penderitaan rakyat Indonesia sehingga timbul perlawanan bersenjata di berbagai daerah.

Beberapa kebijakan yang diterapkan Pemerintah kolonial Belanda di Indonesia dan menimbulkan penderitaan rakyat antara lain adalah Sitem kerja rodi, Sewa Tanah, dan Tanam Paksa

Kerja rodi adalah kerja paksa tanpa mendapatkan upah. Kerja Rodi dilaksanakan saat Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels berkuasa di Indonesia. 

Pada tahun 1806, Napoleon Bonaparte raja Prancis berhasil menaklukkan Belanda.  Ia mengangkat Herman Willem Daendels menjadi Gubernur Jenderal di Batavia. Daendels diberi tugas untuk mempersiapkan segala sesuatu untuk menahan serangan Inggris khususnya di pulau Jawa. Untuk menahan serangan Inggris, Daendels melakukan tiga hal, yaitu:
1. menambah jumlah prajurit,
2. membangun pabrik senjata, kapal-kapal baru, dan pos-pos pertahanan,
3. membangun jalan raya yang menghubungkan pos satu dengan pos lainnya.

Daendels memberlakukan  rodi untuk membangun jalan. Rakyat dipaksa membangun Jalan Raya Anyer-Panarukan yang panjangnya sekitar 1.000 km. Jalan ini juga dikenal dengan nama Jalan Pos. Selain untuk membangun jalan raya, rakyat juga dipaksa menanam kopi di daerah Priangan untuk pemerintah Belanda. Banyak rakyat Indonesia yang menjadi korban kerja rodi.

Untuk mendapatkan dana biaya perang pemerintah kolonial Belanda menarik pajak dari rakyat. Rakyat diharuskan membayar pajak dan menyerahkan hasil bumi kepada pemerintah Hindia Belanda.
Pada tahun 1811, Daendels dipanggil ke Belanda. Ia digantikan oleh Gubernur Jenderal Janssens. Saat itu pasukan Inggris berhasil mengalahkan
Belanda di daerah Tuntang, dekat Salatiga, Jawa Tengah. Gubernur Jenderal Janssens terpaksa menandatangani Perjanjian Tuntang.

Berikut ini isi Perjanjian Tuntang:
1. Seluruh wilayah jajahan Belanda di Indonesia diserahkan kepada Inggris.
2. Adanya sistem pajak/sewa tanah.
3. Sistem kerja rodi dihapuskan.
4. Diberlakukan sistem perbudakan.

Inggris berkuasa di Indonesia selama lima tahun (1811-1816). Pemerintah Inggris mengangkat Thomas Stamford Raffles menjadi Gubernur Jenderal di Indonesia. Pemerintah memberlakukan sistem sewa tanah yang dikenal dengan nama landrente. Rakyat yang menggarap tanah diharuskan menyewa dari pemerintah.
Pada tahun 1816, Inggris menyerahkan wilayah Indonesia kepada Belanda.
Pemerintah Belanda menunjuk Van Der Capellen sebagai gubernur jenderal. Van Der Capellen mempertahankan monopoli perdagangan yang telah dimulai oleh VOC dan tetap memberlakukan kerja paksa.
Pada tahun 1830, Van Der Capellen diganti Van Den Bosch. Bosch mendapat tugas mengisi kas Belanda yang kosong. Ia memberlakukan tanam paksa atau cultuur stelsel untuk mengisi kas pemerintah yang kosong.

Van Den Bosch membuat aturan-aturan untuk tanam paksa sebagai berikut:
1. Rakyat wajib menyediakan 1/5 dari tanahnya untuk ditanami tanaman yang laku di pasaran Eropa.
2. Tanah yang dipakai untuk tanamam paksa bebas dari pajak.
3. Hasil tanaman diserahkan kepada Belanda.
4. Pekerjaan untuk tanam paksa tidak melebihi pekerjaan yang diperlukan untuk menanam padi.
5. Kerusakan-kerusakan yang tidak dapat dicegah oleh petani menjadi tanggungan Belanda.
6. Rakyat Indonesia yang memiliki tanah harus bekerja 66 hari tiap tahun bagi pemerintah Hindia Belanda.

Pada kenyataannya, pelaksanaan tanam paksa jauh menyimpang dari ketentuan itu. Misalnya, tanah yang harus disediakan oleh petani melebihi luas tanah yang telah ditentukan, rakyat harus menanggung semua kerusakan hasil panen, rakyat yang tidak memiliki tanah harus bekerja lebih dari 66 hari, dan lain-lain.

Akibat keseweng-wenagan Pemerintah Belanda, Tanam paksa mengakibatkan penderitaan luar biasa bagi rakyat Indonesia. Rakyat mengalami kelaparan karena tidak sempat menanam berbagai tanaman pangan yang dapat dikonsumsi. Akibat kelaparan banyak rakyat yang mati. Sebaliknya, tanam paksa ini memberikan keuntungan yang melimpah bagi Belanda. Namun, masih ada orang Belanda yang peduli terhadap nasib rakyat Indonesia. Di antaranya adalah Douwes Dekker. Ia mengecam tanam paksa melalui bukunya yang berjudul Max Havelaar, dalam bukunya Douwes Dekker menggunakan nama samaran Multatuli.

Max Havelaar menceritakan penderitaan bangsa Indonesia sewaktu  dilaksanakan tanam paksa. Max Havelaar menggegerkan seluruh warga Belanda, hingga timbul perdebatan hebat tentang tanam paksa di negeri Belanda. Akhirnya, Parlemen Belanda memutuskan untuk menghapus tanam paksa secepatnya.


Perlawanan Terhadap Belanda
Sejak awal kedatangan kaum penjajah, di berbagai wilayah di Indonesia sebenarnya muncul  berbagai perlawanan bersenjata dari waktu ke waktu, namun perlawan tersebut dapat dipatahkan. Beberapa diantaranya adalah :


1. Tuanku Imam Bonjol
Tuanku Iman Bonjol adalah pemimpin Perang Padri tahun 1821- 1837. Penyebab timbulnya Perang Padri adalah adanya pertentangan antara kaum adat dengan kaum Islam (ulama). Kaum adat terdiri atas raja dan para pengikutnya, sebagian besar masyarakat Minangkabau dikuasai oleh kaum adat.
Perbuatan dan adat kebiasaan para penghulu adat sangat bertentangan dengan hukum-hukum Islam. Seperti kebiasaan hidup mewah, berjudi, minum minuman keras dan menyambung ayam. Sikap hidup yang demikian menimbulkan kerawanan sosial. Di dalam masyarakat, sering terjadi pencurian, perampokan serta menimbulkan kegelisahan masyarakat. Akibat yang lebih jauh lagi adalah membawa kemelaratan terhadap rakyat.

Pada awal abad ke-19 terjadi perubahan. Pada saat itu mulai banyak orang Minangkabau yang pergi menunaikan ibadah haji. Selama menunaikan rukun Islam ke-5 itu. Di tanah suci Arab sedang terjadi gerakan
Wahabi, yaitu gerakan yang menghendaki agar ajaran Islam dilaksanakan secara murni sesuai dengan Alquran dan Hadis Rosul. Sepulangnya dari haji, orang Minangkabau menyebarkan ajaran Wahabi tersebut. Para pengikutnya disebut Kaum Padri.

Kaum Padri menentang kebiasaan dan adat istiadat yang merusak masyarakat, terutama yang bertentangan dengan ajaran Islam. Pimpinan kaum Padri adalah Peta Syarif. Beliau dikenal dengan nama Iman Bonjol
atau Tuanku Imam Malim Besar. Beliau dilahirkan pada tahun 1772 di Tanjung Bunga Pasaman, Sumatera Barat. 

Iman Bonjol mewajibkan pengikutnya memakai pakaian dan sorban putih. Oleh karena itu, mereka disebut kaum Putih. Perbedaan antara kedua kaum itu menimbulkan permusuhan yang akhirnya meningkat menjadi perang saudara. Perang saudara ini menjadi meningkat setelah kekuasaan asing campur tangan. 

Belanda memanfaatkan pertentangan yang sedang terjadi di Minangkabau saat itu. Pada tanggal 10 Februari 1821, Belanda mengadakan perjanjian antara kaum adat dengan Gubernur Jenderal Belanda. Atas dasar perjanjian itulah beberapa daerah dikuasai oleh Belanda. Mereka pun bersiap-siap untuk menghadapi kaum Padri.
Kaum Padri mengetahui rencana tersebut, mereka segera membuat benteng yang besar dan luas di daerah Bonjol. Akhirnya, Belanda menyerang kaum Padri dengan pasukan yang dipimpin oleh Kolonel Raaf. Pertempuran dasyat pun tak bisa dihindarkan lagi. Tuanku Imam Bonjol menyambut Belanda dengan perlawanan yang gigih. Imam Bonjol dibantu oleh sejumlah ulama dan penghulu yang memihak kepadanya, seperti Tuanku Nan Renceh, Haji Miskin, Haji Piabang dan Haji Sumanik. Belanda mendirikan benteng di Bukittinggi dan Batusangkar. Walaupun demikian, Belanda tidak dapat mengalahkan pasukan kaum Padri. Dalam pertempuran itu, Tuanku Nan Renceh gugur dan menjadi pahlawan bangsa.
Pada tahun 1825, di Pulau Jawa sedang terjadi Perang Diponegoro. Belanda menghadapi kesulitan. Mereka harus mengerahkan kekuatan militernya ke Pulau Jawa. Oleh karena itu, Belanda bermaksud mengadakan perjanjian damai dengan Imam Bonjol. Pada tanggal 29 Oktober 1825, Belanda berhasil mengadakan
perjanjian damai dengan kaum Padri yang terkenal dengan Perjanjian  Padang. Isi perjanjian tersebut adalah “Kedua belah pihak sepakat mengadakan gencatan senjata.” Setelah perjanjian itu, selama 4 tahun tanah Minangkabau aman, tidak ada peperangan antara kaum Padri dengan Belanda.

Ketika Perang Diponegoro selesai pada tahun 1830, pasukan Belanda dialihkan untuk menyerang Imam Bonjol. Pada pertengahan tahun 1832, Belanda mengirimkan pasukannya ke Sumatera Barat. Benteng Padri yang kuat itu pun berhasil direbut Belanda. Namun, pada tahun 1833 benteng itu dapat direbut kembali oleh pasukan Imam Bonjol dari tangan Belanda.

Belanda terus berusaha menundukkan Iman Bonjol. Kini, Belanda menggunakan siasat Benteng. Pasukan Belanda yang dipimpin Jenderal Michiels. Ketika itu, kaum Padri sudah bersatu dengan kaum adat untuk bersama-sama melawan Belanda.

Walaupun senjata pasukan Belanda lengkap dan banyak, tetapi mereka baru berhasil menguasai benteng Bonjol pada bulan Oktober 1837. Imam Bonjol berhasil ditangkap Belanda pada tanggal 25 Oktober 1837. Pada tanggal 19 Januari 1839, Tuanku Imam Bonjol dipindahkan ke Ambon Maluku. Kemudian pada tahun 1841, dipindahkan ke Manado di Sulawesi Utara. Pada tanggal 6 November 1864, beliau wafat dalam usia 92 tahun. Dimakamkan di kampung Pineleng dekat Kota Manado.

2.  Pangeran Diponegoro
Pangeran Diponegoro dilahirkan di Yogyakarta pada tanggal 11 November 1785, dengan nama kecil Pangeran Ontowiryo. Beliau adalah putra Sultan Hamengku Buwono III. Beliau mendapat pendidikan agama Islam, keprajuritan dan kepahlawanan. Juga budi pekerti, cinta kepada sesama manusia, cinta bangsa dan cinta tanah air dari kakek buyutnya.

Berkat pendidikan nenek buyutnya, Pangeran Diponegoro menyadari benar bahwa kemerosotan bangsa dan negaranya adalah akibat adanya penjajahan Belanda. Alasan lain yang mendorong Pangeran Diponegoro
melakukan perlawanan terhadap Belanda sangatlah banyak. Kerajaan Mataram yang demikian besarnya pecah menjadi 4 kerajaan kecil akibat campur tangan Belanda, yaitu Kerajaan Yogyakarta, Kerajaan Surakarta, Kerajaan Paku Alam, dan Kerajaan Mangkunegaraan. Bahkan Patih Kerajaan Yogyakarta yang bernama Danureja IV mendukung penjajahan Belanda. Ia turut serta memeras rakyat.

Oleh karena itu, Pangeran Diponegoro tidak menyukai terhadap patih kerajaan tersebut. Kemarahan Pangeran Diponegoro terhadap Belanda memuncak ketika Patih Danureja IV, suruhan Daendels memasang
tonggak-tonggak di atas tanah milik Pangeran Diponegoro di Tegalejo.

Hal itu dilakukan tanpa seizin Pangeran Diponegoro terlebih dahulu. Pada tanggal 20 Juli 1825, pasukan Belanda melakukan serangan ke Tegalrejo. Hal ini membangkitkan perlawanan Pangeran Diponegoro.

Daerah Yogyakarta, Surakarta, Madiun, Kedu dan Banyumas juga ikut berontak. Kedu dijadikan pusat perlawanan dan pemerintahan Pangeran Diponegoro. Markas besarnya terletak di Gunung Manoreh. Perlawanan Diponegoro dibantu pula oleh teman-temannya. Pangeran Mangkubumi dan Kiai Maja sebagai penasehat. Pangeran Ngabehi Jayakusuma dan Sentot Alibasya Prawirodirjo sebagai panglima perang. Ada pula bantuan dari Imam Musba dan Prawirokusumo.

Pengaruh perlawanan Pangeran Diponegoro sampai pantai utara Jawa. Rakyat mengangkat Pangeran Diponegoro menjadi sultan dengan gelar Sultan Abdulhamid Herucakra Amirul Mukminin Sayidin Panatagama.

Perang Diponegoro berlangsung bertahun-tahun, mulai tanggal 20 Juli 1825 sampai 28 Maret 1830. Siasat Perang Diponegoro adalah gerilya. Markasnya terus berpindah-pindah, mula-mula di Tegalrejo kemudian
pindah ke Selarong, Plered, Sala, Kedu, Bagelen, Banyumas, Tegal dan Pekalongan.

Belanda mendatangkan serdadu dari negerinya untuk mengadakan tekanan dan gerak cepat. Beberapa daerah dapat dikuasasi Belanda, yaitu Madiun, Bojonegoro, Pati, Semarang dan Pekalongan. Bahkan, Belanda terus-menerus mengadakan tekanan agar pasukan Pangeran Diponegoro keluar dari Yogyakarta dan Surakarta. Siasat Belanda adalah siasat Benteng (Benteng Stelsel). Akibatnya, daerah gerilya semakin sempit dan tidak dapat bergerak.

Pada tahun 1829, Kiai Maja tertangkap oleh Belanda, kemudian diasingkan ke Manado. Sebulan kemudian, Sentot Alibasya justru menyerah kepada Belanda. Ia dikirim ke Sumatera untuk memerangi Imam Bonjol dalam Perang Padri. Akhirnya, ia wafat di Bengkulu. Walaupun sudah ditinggalkan oleh para pembantunya, Pangeran Diponegoro terus berjuang.

Panglima tentara Belanda, Jenderal de Kock meminta agar Pangeran Diponegoro mau melakukan perundingan dengan menjamin keselamatannya. Perundingan dilakukan di Magelang, namun Jenderal de Kock mengingkari janjinya. Secara tiba-tiba seluruh pengikut Pangeran Diponegoro dilucuti senjatanya dan Pangeran Diponegoro ditangkap. Dari Magelang, Pangeran Diponegoro dibawa ke Semarang dengan kapal
kemudian ke Batavia. Dari Batavia, Pangeran Diponegoro dibawa ke Manado (1830), kemudian dipindahkan ke Ujungpandang (1834). Beliau ditahan di Fort Rotterdam (benteng Makassar). Setelah ditahan selama 24 tahun oleh Belanda, pada tanggal 18 Januari 1855 beliau wafat dan dimakamkan di Kota Ujungpandang.

Perlawanan Pangeran Diponegoro ini ternyata mempunyai pengaruh yang sangat besar dan luas. Bagi Belanda, Perang Diponegoro telah menelan korban yang cukup besar, yaitu telah kehilangan 8.000 orang
Eropa dan 7.000 orang pribumi serta menelan biaya yang tinggi, yaitu 20 juta gulden.

3 Pangeran Antasari
Semasa muda nama beliau adalah Gusti Inu Kartapati. Ibu Pangeran Antasari adalah Gusti Hadijah binti Sultan Sulaiman. Ayah Pangeran Antasari adalah Pangeran Masohut (Mas'ud) putra dari Pangeran Amir.Pangeran Amir adalah putra dari Sultan Tahmidillah I, Sultan Kerajaan Banjar. Sultan Tahmidillah I (1778 – 1808) mempunyai anak tiga orang, yaitu Pangeran Rahmat, Pangeran Abdullah dan Pangeran Amir. 


Pangeran Rahmat dan Pangeran Abdullah dibunuh oleh Pangeran Nata yang ingin merebut kekuasaan dengan dukungan Belanda. Pangeran Nata salah seorang saudara Sultan Tahmidillah I, Setelah saudara-saudaranya meninggal, Pangeran Amir menyadari bahwa keselamatan diri dan keluarganya terancam, maka beliau meninggalkan istana, untuk kemudian beliau singgah ke Pasir ke tempat pamannya Arung Tarawe. Arung Tarawe menyanggupi memberi bantuan pada Pangeran Amir, untuk menyerang Martapura, untuk merebut tahta dari Pangeran Nata Alam.

Namun dengan bantuan oleh Belanda, akhirnya Pangeran Amir dapat ditangkap dan di buang ke Ceylon, Sebagai imbalan, Sultan Tahmidillah II harus menyerahkan daerah-daerah Pegatan, Pasir, Kutai, Bulungan dan Kotawaringin kepada Belanda.

Pangeran Amir mempunyai seorang putera bernama Pangeran Antasari, yang lahir pada tahun 1809. Sejak kecil pangeran Antasari tidak senang hidup di istana yang penuh intrik dan dominasi kekuasaan Belanda. Ia hidup di tengah-tengah rakyat dan banyak belajar agama kepada para ulama, dan hidup dengan berdagang.dan bertani. Pengetahuannya yang dalam tentang Islam, ketaatannya melaksanakan ajaran-ajaran Islam, ikhlas, jujur dan pemurah adalah merupakan akhlaq yang dimiliki Pangeran Antasari. Pandangan yang jauh dan ketabahannya dalam menghadapi setiap tantangan, menyebabkan ia dikenal dan disukai oleh rakyat. Dan ia menjadi pemimpin yang ideal bagi rakyat Kalimantan Selatan, khususnya Banjarmasin.

Saat Sultan Tahmidillah II wafat, digantikan oleh Sultan Sulaiman (1824-1825) yang memerintah hanya dua tahun; kemudian digantikan oleh Sultan Adam (1825-1857). Pada masa ini kesultanan Banjar hanya tinggal Banjarmasin, Martapura dan Hulusungai. Selebihnya telah dikuasai oleh Belanda. 

Pada masa berkuasa, Sultan Adam telah mengangkat Pangeran Abdurakhman sebagai putra mahkota. Akan tetapi, pada tahun 1852 Pangeran Abdurakhman wafat dan meninggalkan 2 orang putra, yaitu Pangeran Tamjidillah dan Pangeran Hidayat. Pada tahun 1857, Sultan Adam meninggal dunia. Di dalam surat wasiatnya beliau menyatakan bahwa yang akan menggantikannya adalah Pangeran Hidayat. Pihak Belanda melalui residennya yang bernama Van Hengst tidak setuju. Belanda lebih menyukai Pangeran Tamjidillah untuk menjadi sultan Banjar. Pangeran Tamjidillah sendiri tidak disukai oleh rakyat karena tidak taat beragama, suka hidup berfoya-foya dan sangat dekat dengan Belanda.

Perlakuan sewenang-wenang yang dilakukan oleh Belanda terhadap kesultanan Banjar dan penindasan terhadap rakyat membangkitkan kemarahan rakyat untuk menentang Belanda. Dalam kondisi seperti ini adalah Pangeran Antasari sebagai pemimpin rakyat tampil ke depan untuk memimpin perlawanan ini.

Pada bulan April 1859, pasukan Pangeran Antasari menyerang pos-pos Belanda. Perlawanan rakyat bergelora dan meluas kemana-mana. Benteng Belanda di Pangaron digempur, kemudian menguasai Muning
dan Martapura. Beliau dibantu oleh Surapati, Kiai Demang Leman, Kiai Adipati Mangkunegara, Kiai Sultan Kara, Kiai Langlang, Haji Masrum, Haji Bayusin, Tumanggung Singapati dan Cakrawati.

Taktik perangnya adalah siasat gerilya. Tumanggung Surapati berhasil membakar kapal Belanda, yaitu Onrust di Sungai Barito. Pangeran Hidayat kemudian bergabung melawan Belanda. Mengetahui kejadian itu, Belanda segera menghapuskan Kesultanan Banjar pada tanggal 11 Juni 1860. Sambil terus melakukan penekanan, Belanda juga membujuk Pangeran Hidayat untuk berunding. Akhirnya, Pangeran Hidayat ditangkap dan diasingkan ke Cianjur Jawa Barat.

Pangeran Antasari terus melakukan perlawanan, rakyat mengangkat Pangeran Antasari untuk menggantikan. Ia pun memperoleh gelar Panembahan Amiruddin Khalifat ul Mu’minin sebagai pengganti Sultan Adam.
Walaupun sudah diangkat menjadi sultan, Pangeran Antasari tidak mau berdiam diri di keraton. Beliau memilih tinggal di benteng-benteng atau markas-markas pertahanan di dalam hutan belantara. Beliau terus
berjuang walaupun usianya semakin tua. Pada tanggal 11 Oktober 1862, Pangeran Antasari wafat di Hulu Teweh (Kalimantan Selatan).

Perlawanan rakyat Banjar terus berkobar. Walaupun akhirnya Belanda dapat menangkap beberapa pemimpin pasukan Pangeran Antasari yang bermarkas di gua-gua, yaitu Kiai Demang Leman dan Tumanggung Aria Pati. Tahun 1866, Haji Buyasin gugur di medan perang. Sementara Kiai Demang Leman digantung Belanda. Putra-putra Pangeran Antasari melanjutkan perjuangan ayahandanya, antara lain Sultan Seman hingga meninggalnya pada tahun 1905.

EVALUASI


Referensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/Pangeran_Antasari
http://serbasejarah.wordpress.com/2009/04/01/perang-banjar-1-campur-tangan-belanda-dalam-kekuasaan-kesultanan-banjar/

COMMENTS

Nama

1 januari,1,10 november,2,10 november 1945,3,10 Pahlawan,1,about fungi,1,Air,3,Akar kudrat,1,Akar Pangkat 3,1,Akhlak,27,Akhlak Islam,1,Akibat Belajar Agama tanpa Guru,1,Akuntansi,2,alat optik,3,alat seo,1,alat webmaster,1,Alhazen,1,anak bandel,1,anak tidak fokus,1,anak-anak jokowi,1,Android,1,anemia,1,anies baswedan,2,anyaman,1,aqidah,20,Artikel Kependidikan,18,artpend,1,artpend seo studio,2,Arus Listrik,2,Atmosfer,1,aturan tangan kanan,1,Auckland,1,Bahasa Indonesia,20,Bahasa Jawa,10,bahaya,1,Bangga sebagai bangsa Indonesi,3,Bangga Sebagai Bangsa Indonesia,1,Bangsaku Bangsa yang Berbudaya,1,Bangun Datar,3,Banjir,1,Bank Soal,25,Bank Soal IPA,15,bank soal matematika,1,Bantuan Siswa Miskin,1,barang ekspor,1,basket,1,baterai bekas,1,batu akik,1,Batu Mulia Indonesia,1,bbm naik,1,BBM Naik Tahun 2014,1,beasiwa,1,Beberapa Hewan Unik Yang Dianggap Palsu,1,belajar islam,20,Benda-benda di Sekitar Kita,1,bentuk-bentuk kerukunan,1,berbagai macam tanah,1,Berita,22,berita nasional,3,Berita Temanggung,1,Bilangan Bulat,5,bilangan kubik,1,bin,1,biolog,1,biologi,35,Biologi dan Ekologi,13,biology,4,blog komentar,1,blokir iklan facebook,1,budaya,1,Budaya Indonesia,1,budha,1,Buku,5,buku guru,3,buku guru dan siswa,1,buku kurikulum 2013,4,buku kurikulum 2013 SMK,7,buku kurikulum SD 2013,4,buku siswa,2,buku smk,1,buku tematik,4,bung tomo,1,bunga daun bawang,1,Bunga Perca,1,Buya Hamka,1,cacat mata,1,Cahaya,3,Candi,1,Candi Hindu,1,candi peninggalan hindu,1,cara download youtube,1,cara ekspor,1,Cara hidup manusia hewan dan tumbuhan,7,Cara kerja sistem limfatik,1,cara membuat poster,1,Cara menjaga kerukunan,3,catatan,24,cerita rakyat,1,cermin,1,Cerpen anak,1,charger mobil,1,ciri-ciri penyakit ebola,2,convert pdf to web,1,Converts Sunlight into Thermal Energy Experiments,1,cpns 2014,2,cublak cublak suweng,1,Daftar hari penting indonesia,1,Daftar Hari raya Indonesia,1,Daftar peringatan indonesia,1,Daftar Peserta Kelulusan PLPG,1,dampak kenaikan BBM,1,dampak perdagangan internasional,1,dapodik,3,dapodikdas,2,Dapodikmen,2,darah,1,daring,2,dasar elktronika,1,dasar komputer,1,dasar logika,1,data pokok pendidikang,1,daun zaitun,1,daur karbon,1,Demokrasi,1,Desimal,2,dns spoofing,2,download aplikasi dapodik,1,download youtube downloader,1,Draft RUU Pilkada,1,dropping air bersih,1,ebola di indonesia,1,education,1,Ekologi,1,ekspor,1,ekspor impor,2,ekspor impor indonesia,2,elektromagnet,1,elektronika,4,elektronika dasar,1,elektrostatik,1,elementary school,1,endocrine gland,1,endocrine system,1,energi,1,energi alternatif,1,energi dan perubahannya,1,english lecture,10,ensiklopedia fisika,1,etika,1,etika sederhana,1,Experiments,2,eydm ejaan bahasa indonesia,1,facebook,1,Fancy Blue,1,farkhan,1,fiqh,20,fisika,24,fisika smp,4,Fitu,1,Flowering Plant Reproduction,1,fls2n,1,for kids,1,foto kemdikbud 2015,1,froce in physics,1,Fungi,1,fungsi BUMN,1,Fungsi Sel,1,gallery,1,Gas In Bottle,1,gaya gravitasi,1,Gaya magnet,2,gaya pacaran sehat,1,gejala ebola,2,gejala penyakit ebola,2,gelombang,1,gelombang dan osilasi,1,geografi,3,geografis,1,geologi,3,gerbang logika,1,google adsense,3,google berhasil di reta as,1,google dibajak dns spoofing,1,google diretas pakistan,1,google pay,1,gundul gundul pacul,1,gunung pelangi,1,guru,1,Hambatan,1,hari besar agama,1,hari pahlawan,1,hari pahlawan nasional,2,Haytham,1,headline,13,hewan reptil,1,Hidup rukun,6,hindu,1,hukum newton,1,Ibnu Hajar Al Asqolani,1,Ilmu Pengetahuan Alam,57,Ilmu Pengetahuan Sosial,21,Ilmuwan,1,Ilmuwan Muslim,1,imen,1,inaicta,1,Indonesiaku Bangsa yang Berbudaya,3,Indonesiaku bangsa yang cinta damai.,2,Indonesiaku bangsa yang kaya,7,induksi magnet,1,info cpns 2014,1,Info Islam,4,info lomba,7,Info Pendidikan,37,Info Pendidikan.,5,Info Sehat,2,info teknologi,24,info teknologiyoutube video downloader,1,informasi,4,informasi cpns 2014,1,informasi kelulusan plpg 2014,1,informasi lomba lkiip 2015,1,informasi penerimaan CPNS 2014,1,Informasi PLN,1,Informasi SNMPTN 2015,3,inobel 2015,1,inovasi pembelajaran,1,internet,2,invertebrata,1,ipa,15,islam,23,islam kristen,14,islamologi,14,Istilah,1,its,1,jadwal pelajaran,1,jamaah islam liberal,1,Jamur,1,jamuran,1,Jarak waktu dan kecepatan,1,jaring makanan,1,jateng 2014,1,Jelajah Dunia,2,Jenis Batuan,2,jenis poster,1,Jenis Tumbuhan Tidak Berbunga,2,Jenis Ulat,1,jenis-jenis tanah,1,jil,1,Jokowi,2,jokowi mengumumkan kabinet,1,Juara,1,Kabinet jokowi,3,kabinet kerja,1,kaca mata,1,kajian islam,22,Kajian tafsir,10,Kaleidoskop,1,kalender pendidikan,1,kalimat poster,1,Kalor dan Suhu,1,kamera,2,kanker,1,Karbon,1,kartu indonesia pintar,2,Kasus Kekerasan Anak,1,Keamanan Internet,1,Keamanan Jaringan,1,keanekaragaman budaya bangsaku,1,keindahan bunga,1,Kekerasan SD,1,Kelas 1 SD,1,kelas V,7,kelas4sd,2,kelas5sd,10,kelas6sd,2,kelenjar,1,kelenjar endokrin,1,Keluarga jokowi,1,kemdikbud,2,KemenPAN RB Gandeng BIN Jewer PNS Nakal,1,kemenpan-rb,1,kemintraan youtube,1,kenaikan BBM,1,Keputusan Bersama,1,Kerajaan Fungi,1,kerajaan hindu indonesia,1,kerajinan,1,kerja jokowi,1,kerjasama bilateral,1,kerjasama multilateral,1,Kerukunan Dlm bermasayarakat,8,kesehatan,7,Keunikan hewan,1,Kewarganegaraan,1,Khasiat Pohon zaitun,1,khohir mulyadi,1,kihajar,1,Kimia,2,kimia sma,3,kimia smk,1,kip,1,kisi-kisi LKS Jabar 2015,1,kisi-kisi LKS Jatim 2015,1,kisi-kisi cpns 2014,1,kisi-kisi lks 2015,1,kisi-kisi LKS DIY 2015,1,kisi-kisi LKS jateng 2015,1,kisi-kisi LKS Nasional 2015,1,kisi-kisi ujian nasional 2015,1,koleksi,1,komentar facebook,1,Kompetensi Dasar,1,Komponen Ekosistem,1,komputer,1,kontroversi buku penjaskes,1,kontroversi menteri kelautan,2,kontroversi undang-undang,1,Korban banjarnegara,1,KPAI,1,kristologi,15,kritik kepada mendikbud,2,kuis kihajar,1,kuliah Dalam jaringan,1,kuliah daring,1,Kumpulan Meme Banjir Jakarta 2015 Lucu,1,Kunci Jawaban,1,kurikulum 2006,2,kurikulum 2013,22,kyiai,1,Lapisan bumi,2,larangan merokok,1,larangan selamat natal,1,Layang-layang,1,lecture,1,lensa,1,Lingkungan,8,linperanas 2015,1,listrik,4,listrik statis,2,lkiip 2015,1,lkiip guru smk 2014,1,lkiip nasional,1,lomba 2015,2,lomba blog,1,lomba bptikp,1,lomba feature 2015,1,lomba foto 2015,1,lomba foto kemdikbud 2015,1,lomba guru,2,lomba guru nasional,1,lomba kreatifitas guru,1,lomba lkiip 2015,1,lomba menulis,1,lomba mpi,1,lomba penulisan artikel 2015,1,Lomba Siswa,6,lombarancang busana batik tomini,1,Lowongan Kerja,1,LPIR 2015,1,lpmp,1,Luas,1,Macam-macam peristiwa dalam kehidupan,6,macam-macam tanah,1,madrasah,1,Magnet,2,mahasiswa,1,mancanegara,1,Manfaat hidup rukun,4,Manfaat pemanasan,1,Manusia dan lingkungan,16,Manusia dan peristiwa alam,4,Mapel SMK,1,masyarakat menolak ruu pilkada,1,Mataram,1,Matematika,30,Materi,23,Materi dan Energi,1,Materi Kelas 1 SD,5,Materi Kelas 2 SD,2,Materi Kelas 3 SD,6,Materi Kelas 4 SD,7,Materi Kelas 5 SD,23,Materi Kelas 6 SD,13,Materi Pelajaran,90,materi Shopping,1,medan magnet,1,media,1,Memahami Listrik dan Kemagnetan,1,membuat modul,1,mempercantik website,1,menangani ebola,1,mendaftar cpns online 2014,1,mendidik sisiwa,1,mendikbud,5,mengajar,1,mengenal bakteri,2,mengenal biologi dan ekologi,1,mengenal dapodik,1,Mengenal Fungi,1,mengenal gaya,3,mengenal Google Adsense,1,mengenal hari pahlawan 10 november,1,mengenal hewan,1,mengenal keluarga jokowi,1,mengenal listrik dan kemagnetan,1,mengenal mikroorganisme,1,Mengenal Sel dan Struktur Sel,1,Mengenal Sirkuit Listrik,1,mengenang jasa pahlawan,1,mengenang pahlawan,1,mengoptimalkan website,1,meningkatkan traffik website,1,merokok,2,minyak nabati,1,Minyak zaitun,1,mipa unnes,1,mirror aplikasi,1,Model kuliah daring,1,model pembelajaran PDITT,1,modul,1,moratorium CPNS,1,motivasi,11,MPI,2,Muatan listrik,1,mursida,1,museum,1,museum ranggawarsita,1,musium di semarang,1,Musyawarah,1,NKRI,2,Norma,1,november 1945,1,o2sn 2015,1,obat penyakit ebola,1,omba multimedia,1,opini,2,organ peredaran darah,3,Organ tubuh manusia dan hewan,7,osilasi,1,OSN,1,osn 2015,1,osn sd 2015,3,OSN SD Jateng 2015,1,osn SMP,1,otospinner article Rewriter,2,Ozon,1,Pahlawan Nasional,6,pai,22,pakaianadat,1,pancasila,1,panduan youtube,1,Parenting,3,paru-paru,1,Paud,1,pdip menolak uu pilkada,1,pditt,1,Pecahan,8,Pecahan campuran,1,pejuang,1,pelajaran agama islam,2,Pelestarian Lingkungan,1,Pemanasan Global,1,pemantulan,1,Pembagian,2,pembayaran adense,1,pembiasan,1,pemilu tidak langsung,1,pencegahan penyakit ebola,1,Pencemaran,1,Pendaftaran CPNS,1,pendaftaran cpns 2014,1,pendaftaran snmptn 2015,3,Pendidikan,3,pendidikan agama islam,24,Pendidikan karakter,9,pendidikan tauhid,1,peneliti,1,pengaruh modernisasi,1,penggolongan makhluk hidup,1,penggolongn hewan,1,penghargaan,1,pengobatan ebola,1,pengumuman,9,Pengumuman Kabinet Jokowi,1,Pengurangan,2,peninggalan sejarah,3,Penjaskes,1,Penjumlahan,2,Pentingnya Kesehatan Diri dan Lingkungan,2,Pentingnya kesehatan diri dan linkungan,9,penyakit,4,penyakit ebola,3,penyakit ganas ebola,1,penyakit pernapasan,1,Penyebab Anak tidak Beretika,1,perakitan komputer,1,peranan BUMN,1,perang kemerdekaan,1,perang melawan sekutu,1,perang surabaya,2,Percobaan Energi Panas dari Pembusukan,1,Percobaan Gas dalam Botol,1,Percobaan Memanfaatkan Tenaga Uap,1,Percobaan Mengubah Sinar Matahari menjadi Energi Panas,1,percobaan sains,4,Perdagangan Internasional,1,Peristiwa-peristiwa Penting,3,perkalian,2,permendikbud,2,permendikbud 50 tahun 2015,1,Pernapasan,2,Pernik,1,Persamaan Linear,1,Persen,1,Pertanyaan SNMPTN 2015,1,Perubahan lingkungan,1,Perubahan wujud benda,4,petunjuk install dapodik,1,petunjuk teknis,1,Phsycs,3,physics,1,physics science,1,PJOK,3,pns,1,Pola hidup sehat,5,pola kehidupan di masyarakat,1,portofolio,1,portofolio snmptn 2015,1,pos ujian nasional 2015,1,POster,1,poster yang baik,1,ppg,1,PPKn,9,praktikum,1,presentasi,1,Presentasi menggunakan Pen Tool,1,Presiden Jokowi,1,presiden jokowi dan keluarga,1,profil anak jokowi,1,profil candi dieng,1,program baru Kemdikbud,2,Promes,1,Putra jokowi,1,radio aktif,1,Raja Salman,1,ranggawarsita,1,rangka tubuh manusia,2,rangkaian pararel,1,rangkaian seri,1,Rapel Tunjangan Profesi Temanggung,1,Rekruitmen cpns,1,Rekruitmen PLN,1,Reproduksi dan Hereditas,1,Reproduksi Tumbuhan Berbunga,1,reptil di indonesia,1,resep masakan,1,Resultan Force,1,rokok,1,rontgen,1,rotan,1,rotasi bulan,1,rotasi bumi,1,rotasi matahari,1,RPP,3,rumah adat,1,rumah sakit,1,rumahadat,1,rumus lengkap kimia,1,RUU kontroversial,1,RUU perawat,1,RUU Pilkada,2,S2,1,Sains,3,Samsung Galaxy J1,1,Sastra,1,SBK,2,sd negeri 2 badran temanggung,1,SD Trisula Wedari,1,sehat itu penting,5,sejarah,8,sejarah candi indonesia,1,sekutu menjajah indonesia,1,seleksi polines,1,Semester 1,7,Seni Budaya,1,Seni Budaya dan Ketrampilan,10,Seni Karawitan,1,seni tradisional jawa,1,senyawa karbon,1,seo,2,seo tools,3,Sertifikasi Guru,1,Sifat Air,1,sifat cahaya,2,Silabus,2,Silabus kurikulum 2013,1,sinar x,1,singkong,1,Sinonim,1,sirkuit listrik,1,sisi positif,1,Sistem endokrin,1,sistem hormon,1,Siswa Miskin SD Sekolah,1,Siswa SD harus sekolah,1,siswa siap kerja,1,Slide Pembelajaran,1,smk,5,smk bisa,1,smp,2,SNMPTN 2015,3,Soal Bahasa Indonesia,3,Soal Bahasa Jawa,3,Soal IPA,11,Soal IPA Kelas III,1,Soal IPS,1,Soal Matematika,1,Soal PPKn,2,soal ujian nasional 2015,2,Software,1,spesifikasi HP,1,Struktur bumi,2,struktur sel bakteri,2,surat,1,surat terbuka kepada mendikbud,1,Susunan Kabinet,1,Susunan Kabinet Jokowi,1,susunan kabinet kerja,1,susunan menteri kerja,1,syarat pendirian paud,1,Tafsir,10,tafsir ibnu katsir,20,Tafsir Ibnu Katsir Surat Al-Baqarah 111-114,1,tahun baru,1,tahun baru masehi,1,tampilan website,1,tanah longsor banjarnegara,1,tank,1,tariantradisionl,1,Tata Surya,1,Tatang Koswara,2,tauhid islam,1,teknik ip spoofing,1,tema 1,8,tema 3,1,tema shopping,1,Tematik,14,tematik kurikulum 2013,1,tembang dolanan,2,Tentang,2,Thalasemia,1,thermal energy,1,tips,2,tips dam trik,3,Tips Memblokir SMS Penipuan,1,Tips merawat gadget,1,TKJ,1,Tokoh Indonesia,1,Tubuh Manusia,4,Tumbuhan,3,Tumbuhan berbunga,2,tumbuhan berkayu,1,Tumbuhan dikotil,1,tumbuhan monokotil,1,Tunjangan Profesi,2,tutorial,2,tutorial Adsense,1,tv streaming,1,tvone,1,Ujian nasional 2015,3,ujian nasional SD 2015,1,ujian nasonal 2015,1,UKG 2015,1,un,1,UN SD 2015,1,undang-undang,1,Undang-undang ITE,1,unesco,1,unnes 2015,1,ust. Bachtiar Nasir,1,vas bunga,1,Video,8,video downloader,1,Video Informasi SNMPTN 2015,1,video kekerasan anak SD,1,virus ebolam gejala penyakit,1,Voltase,1,wabah ebola,1,wanita,1,Wanita adalah Target Yahudi untuk Dihancurkan,1,warsito,1,waspada ebola,1,webmaster tools,1,website analysis,1,western union,1,Wujud Benda dan Cirinya,8,Wujud Benda dan Sifatnya,2,yahudi,1,youtube,1,youtube downloader,1,youtube to video,1,Zakir Naik,1,
ltr
item
Kelas Bu Asih: Perlawanan Terhadap Penjajahan Sebelum Masa Pergerakan Nasional
Perlawanan Terhadap Penjajahan Sebelum Masa Pergerakan Nasional
http://3.bp.blogspot.com/-bAMTH3hFQUc/Th4HtMpHFOI/AAAAAAAAAEA/tZINJnuj7Mo/s200/diponegoro_1.jpg
http://3.bp.blogspot.com/-bAMTH3hFQUc/Th4HtMpHFOI/AAAAAAAAAEA/tZINJnuj7Mo/s72-c/diponegoro_1.jpg
Kelas Bu Asih
https://artikel-kependidikan.blogspot.com/2012/06/perlawanan-terhadap-penjajahan-sebelum.html
https://artikel-kependidikan.blogspot.com/
https://artikel-kependidikan.blogspot.com/
https://artikel-kependidikan.blogspot.com/2012/06/perlawanan-terhadap-penjajahan-sebelum.html
true
2784979944216087061
UTF-8
Load Semua posting Tidak ditemukan tulisan LIHAT SEMUA Baca Lanjut Ulangi Gagal Ulang Hapus Oleh Beranda Halaman Posting Lihat Semua DIREKOMENDASIKAN UNTUKMU KATEGORI ARSIP CARI SEMUA POSTING Tidak ditemukan tulisan apa pun sesuai permintaan Anda Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ menit yang lalu 1 jam yang lalu $$1$$ jam yang lalu Kemarin $$1$$ hari yang lalu $$1$$ minggu yang lalu lebih dari 5 minggu yang lalu Pengikut Mengikuti KONTEN INI ADALAH PREMIUM Silakan berbagi untuk membuka kunci Salin Semua Kode Pilih Semua Kode Semua kode telah disalin ke clipboard Anda Tidak dapat menyalin kode / teks, tekan [CTRL] + [C] (atau CMD + C with Mac) untuk menyalin