Tafsir Ibnu Katsir Surat Al-Baqarah 111 , 112 , 113 , 114

Kajian Tafsir Ibnu Katsir Surat Al-Baqarah ayat 111 - 114 menurut Pemahaman Salafus-Shalih. Tafsir ini bersumber utama dari para Sahabat Nabi , Tabi'in dan tab'iut Tabi'in dan Ulama-Ulama Ahlu Sunnah yang dirangkum oleh Ibnu Katsir Rahimahullah


وَقَالُواْ لَن يَدْخُلَ الْجَنَّةَ إِلاَّ مَن كَانَ هُوداً أَوْ نَصَارَى تِلْكَ أَمَانِيُّهُمْ قُلْ هَاتُواْ بُرْهَانَكُمْ إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ , بَلَى مَنْ أَسْلَمَ وَجْهَهُ لِلّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ فَلَهُ أَجْرُهُ عِندَ رَبِّهِ وَلاَ خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلاَ هُمْ يَحْزَنُونَ , وَقَالَتِ الْيَهُودُ لَيْسَتِ النَّصَارَى عَلَىَ شَيْءٍ وَقَالَتِ النَّصَارَى لَيْسَتِ الْيَهُودُ عَلَى شَيْءٍ وَهُمْ يَتْلُونَ الْكِتَابَ كَذَلِكَ قَالَ الَّذِينَ , لاَ يَعْلَمُونَ مِثْلَ قَوْلِهِمْ فَاللّهُ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فِيمَا كَانُواْ فِيهِ يَخْتَلِفُونَ
Dan mereka (Yahudi dan Nasrani) berkata: “Sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang-orang (yang beragama) Yahudi dan Nasrani”. Demikian itu (hanya) angan-angan mereka yang kosong belaka. Katakanlah: “Tunjuk-kan kebenaranmu jika kamu adalah orang-orang yang benar”. (QS. 2:111) (Tidak demikian) bahkan barangsiapa yang menyerahkan diri kepada Allah, sedang ia berbuat kebajikan, maka baginya pahala pada sisi Rabb-nya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (QS. 2:112) Dan orang-orang Yahudi berkata: “Orang-orang Nasrani itu tidak mempunyai suatu pegangan”, dan orang-orang Nasrani berkata: “Orang-orang Yahudi tidak mempunyai sesuatu pegangan”, padahal mereka (sama-sama) membaca al-Kitab. Demikian pula orang-orang yang tidak me-ngetahui, mengucapkan seperti ucapan mereka itu. Maka Allah akan meng-adili di antara mereka pada hari kiamat, tentang apa-apa yang mereka ber-selisih padanya. (QS. 2:113)
Allah Ta’ala menjelaskan ketertipuan orang-orang Yahudi dan Nasrani oleh apa yang ada pada diri mereka, dimana setiap kelompok dari keduanya (Yahudi dan Nasrani) mengaku bahwasanya tidak akan ada yang masuk surga kecuali mereka yang memeluk agama kelompok tersebut, sebagaimana yang diberitahukan Allah Tabaraka wa Ta’ala melalui firman-Nya dalam surat al-Maidah berikut ini, mereka menyatakan, Î نَحْـنُ أَبْنَاؤُا اللهِ وَ أَحِبَّاؤُهُ Ï “Kami anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya.” (QS. Al-Maidah: 18)
Kemudian Allah Ta’ala mendustakan pengakuan mereka itu melalui pemberitahuan yang disampaikan dalam firman-Nya bahwa Dia akan mengadzab mereka akibat dosa yang mereka perbuat. Seandainya mereka adalah se-perti apa yang mereka aku, niscaya keadaannya tidak demikian. Sebagaimana pengakuan mereka sebelumnya yang menyatakan bahwa mereka tidak akan disentuh oleh api neraka, kecuali beberapa hari saja. Kemudian mereka masuk ke surga. Tetapi pengakuan mereka yang ini pun mendapat bantahan dari Allah Ta’ala. Berikut ini adalah bantahan Allah Ta’ala berkenaan dengan pengakuan mereka yang tidak berdasarkan dalil, hujjah, dan keterangan yang jelas, di mana Dia berfirman, Î تِلْكَ أَمَانِّيُّهُمْ Ï “Itulah angan-angan mereka.” Abul ‘Aliyah mengata-kan: “Artinya, yaitu angan-angan yang mereka dambakan dari Allah tanpa alasan yang benar.” Hal senada juga dikemukakan oleh Qatadah dan ar-Rabi’ bin Anas.
Selanjutnya Allah Ta’ala berfirman, Î قُـلْ Ï “Katakan,” hai Muhammad, Î هَـاتُوا بُرْهَانَكُـمْ Ï “Kemukakanlah penjelasan kalian.” Abul ‘Aliyah, Mujahid, as-Suddi, dan ar-Rab’i bin Anas mengatakan, “(Artinya) kemukakanlah hujjah kalian.” Sedangkan Qatadah mengatakan, “Berikanlah keterangan kalian mengenai pengakuan kalian itu, Î إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ Ï “Jika kalian orang-orang yang benar, dalam pengakuan kalian itu.”
Setelah itu Allah Ta’ala berfirman, Î بَلَـى مَنْ أَسْـلَمَ وَجْهَهُ لِلَّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ Ï “Bahkan barangsiapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang ia berbuat baik.” Maksudnya, barangsiapa yang mengikhlaskan amalnya hanya untuk Allah semata, yang tiada sekutu bagi-Nya.
Berkaitan dengan firman-Nya, Î بَلَـى مَنْ أَسْلَمَ وَجْهَهُ لِلَّهِ Ï “Bahkan barang-siapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah,” Abu al-Aliyah dan ar-Rabi’ bin Anas mengatakan, Î بَلَى مَنْ أَسْلَمَ Ï “(Yaitu), barangsiapa yang benar-benar tulus karena Allah.”
Masih berkenaan dengan ayat tersebut, Î وَجْهَهُÏ “Dirinya.” Sa’id bin Jubair mengatakan, yaitu yang tulus ikhlas menyerahkan “agamanya” sedang Î وَهُوَ مُحْسِنٌ Ï “Ia berbuat baik,” artinya, mengikuti Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam. Karena amal perbuatan yang diterima itu harus memenuhi dua syarat, salah satunya harus didasarkan pada ketulusan karena AllahTa’ala semata, dan syarat kedua, harus benar dan sejalan dengan syari’at Allah. Jika suatu amalan itu sudah didasarkan pada keikhlasan hanya karena Allah, tetapi tidak benar dan tidak sesuai dengan syariat, maka amalan tersebut tidak diterima. Oleh karena itu, RasulullahShalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ.
“Barangsiapa mengerjakan suatu amal yang tidak sejalan dengan perintah kami, maka amal itu tertolak.” (HR. Imam Muslim, dari hadits ‘Aisyah رضي الله عنها).
Dengan demikian, perbuatan para pendeta ahli ibadah dan yang semisalnya, meskipun mereka itu sangat tulus ikhlas dalam mengerjakannya karena Allah, namun perbuatan mereka itu tidak diterima sehinga mereka mengikuti ajaran Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam yang diutus kepada mereka dan kepada seluruh umat manusia. Mengenai mereka dan orang yang semisalnya, Allah Ta’ala berfirman: Î وَقَدِمْنَآ إِلَـى مَاعَمِلُوا مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنَاهُ هَبَآءً مَّنثُورًا Ï “Dan Kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan, lalu Kami jadikan amal itu bagaikan debu yang berterbangan.” (QS. Al-Furqan: 23)
Sedangkan amal yang secara lahiriyah sejalan dengan syariat tetapi pelakunya tidak mendasarinya dengan tulus ikhlas karena Allah Ta’ala, maka amal perbuatan seperti itu ditolak. Demikian itulah keadaan orang-orang yang riya dan orang-orang munafik, sebagaimana firman Allah Ta’ala:
Î فَوَيْلُُ لِّلْمُصَلِّينَ الَّذِينَ هُمْ عَن صَلاَتِهِمْ سَاهُونَ الَّذِينَ هُمْ يُـرَآءُونَ وَيَمْنَعُـونَ الْمَـاعُونَ Ï “Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, yaitu orang-orang yang lalai dari shalat-nya, orang-orang yang berbuat riya’ dan enggan menolong dengan barang berguna.” (QS. Al-Maa’un: 4-7)
Oleh karena itu, Dia berfirman:
Î فَمَنْ كَانَ يَرْجُوا لِقَآءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلاً صَالِحًا وَلاَيُشْرِكُ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا Ï “Barangsiapa meng-harap perjumpaan dengan Rabb-nya, maka hendaklah ia mengerjakan amal shaleh dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Rabb-nya.” (QS. Al-Kahfi: 110)
Dalam surat al-Baqarah ini, Allah Ta’ala berfirman:
Î بَلَى مَنْ أَسْلَمَ وَجْهَهُ لِلَّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ Ï “(Tidak demikian) bahkan barangsiapa yang menyerahkan diri kepada Allah, sedang ia berbuat kebajikan.”
Dan firman-Nya: Î فَلَهُ أَجْرُهُ عِندَ رَبِّهِ وَ لاَ خَوْفٌ عَلَيْـهِمْ وَ لاَهُمْ يَحْـزَنُوْنَ Ï “Maka baginya pahala pada sisi Rabb-nya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” Dengan amal perbuatan itu, Allah Ta’ala menjamin sampainya pahala kepada mereka serta memberikan rasa aman dari hal-hal yang mereka khawatirkan. Î وَ لاَخَوْفٌ عَلَيْهِمْ Ï “Dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka,” dari apa yang akan mereka hadapi, Î وَلاَهُمْ يَحْزَنُونَ Ï “Dan tidak pula mereka bersedih hati,” atas apa yang telah ditinggalkan di masa yang lalu. Sebagaimana yang dikatakan Sa’id bin Jubair, Î وَ لاَخَوْفٌ عَلَيْهِمْ Ï “Dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka,” yaitu di akhirat kelak, Î وَلاَهُـمْ يَحْزَنُونَ Ï “Dan tidak pula mereka bersedih hati,” atas datangnya kematian.
Dan firman Allah Ta’ala:
Î وَقَالَتِ الْيَهُودُ لَيْسَتِ النَّصَارَى عَلَى شَيْءٍ وَقَالَتِ النَّصَارَى لَيْسَتِ الْيَهُودُ عَلَى شَيْءٍ وَهُمْ يَتْلُونَ الْكِتَابَ Ï “Dan orang-orang Yahudi berkata: ‘Orang-orang Nasrani itu tidak mempunyai suatu pegangan.’ Dan orang-orang Nasrani berkata: ‘Orang-orang Yahudi itu tidak mempunyai suatu pegangan.’ Padahal mereka (sama-sama) membaca al-Kitab.” Allah Ta’ala menjelaskan mengenai pertentangan, kebencian, permusuhan, dan keingkaran di antara orang-orang Yahudi dan orang-orang Nasrani.
Sebagaimana yang diriwayatkan Muhammad bin Ishak, dari Ibnu Abbas, ia menceritakan ketika orang-orang Nasrani Najran menghadap Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam, datang pula kepada mereka para pendeta Yahudi. Lalu mereka saling berselisih di hadapan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam. Maka Rafi’ bin Harmalah (salah seorang pendeta Yahudi) mengatakan, “Kalian tidak memiliki pegangan apapun, dan mengingkari Isa dan Injil.” Lalu salah seorang dari orang-orang Nasrani Najran itu berkata kepada orang-orang Yahudi, “Kalian tidak memiliki pegangan sesuatu apapun, dan mengingkari kenabian Musa dan kufur terhadap Taurat.” Berkenaan dengan hal itu, Allah Ta’ala berfirman:
Î وَقَالَتِ الْيَهُودُ لَيْسَتِ النَّصَارَى عَلَى شَيْءٍ وَقَالَتِ النَّصَارَى لَيْسَتِ الْيَهُودُ عَلَى شَيْءٍ وَهُمْ يَتْلُونَ الْكِتَابَ Ï “Dan orang-orang Yahudi berkata: ‘Orang-orang Nasrani itu tidak mempunyai suatu pegangan.’ Dan orang-orang Nasrani berkata: ‘Orang-orang Yahudi itu tidak mempunyai suatu pegangan.’ Padahal mereka (sama-sama) membaca al-Kitab.” Kemudian Ibnu Abbas berkata: “Masing-masing kelompok itu membaca dalam kitabnya sesuatu yang membenarkan orang yang mereka ingkari. Orang-orang Yahudi kufur terhadap Isa padahal di tangan mereka terdapat kitab Taurat yang di dalamnya Allah Ta’ala telah mengambil janji melalui lisan Musa ‘alaihissalamuntuk membenarkan Isa. Sedangkan dalam kitab Injil yang dibawa Isa terdapat perintah untuk membenarkan Musa dan kitab Taurat yang diturunkan dari sisi Allah. Masing-masing kelompok mengingkari kitab yang ada di tangan mereka sendiri. Mereka itu Ahlul Kitab yang hidup pada zaman Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam.
Pernyataan di atas mengandung pengertian bahwa masing-masing dari kedua kelompok membenarkan dalam apa yang mereka tuduh oleh kelompok lain. Namun secara lahiriyah redaksi ayat di atas mengandung celaan terhadap apa yang mereka ucapkan, padahal mereka mengetahui kebalikan dari apa yang mereka kemukakan tersebut. Oleh karena itu Allah Ta’alaberfirman, Î وَهُمْ يَتْلُونَ الْكِتَابَ Ï “Padahal mereka (sama-sama) membaca al-Kitab.” Maksudnya, mereka mengetahui syariat Taurat dan Injil. Kedua kitab tersebut telah disyariatkan pada waktu tertentu, tetapi mereka saling mengingkari karena membangkang dan kufur serta menghadapkan suatu kebatilan dengan kebatilan yang lain. Wallahu a’lam.
Firman Allah Ta’ala, Î كَذَلِكَ قَالَ الَّذِيـنَ لاَ يَعْلَمُونَ مِثْلَ قَوْلِهِـمْ Ï “Demikian pula orang-orang yang tidak mengetahui, mengatakan seperti ucapan mereka itu.” Dengan ini Allah menjelaskan kebodohan orang-orang Yahudi dan Nasrani karena mereka saling melempar ucapan. Dan ini adalah ucapan yang bernada isyarat.
Para ulama masih berbeda pendapat mengenai siapa yang dimaksudkan dalam firman AllahTa’ala, Î الَّذِيـنَ لاَ يَعْلَمُونَ Ï “Orang-orang yang tidak mengetahui.” Mengenai ayat ini, ar-Rabi’ bin Anas dan Qatadah mengatakan: “Orang-orang Nasrani mengatakan hal yang sama seperti yang dikatakan orang-orang Yahudi.”
Masih mengenai firman-Nya, Î كَذَلِكَ قَالَ الَّذِينَ لاَ يَعْلَمُونَ Ï “Demikian pula orang-orang yang tidak mengetahui,” as-Suddi mengatakan, “Mereka itu adalah orang-orang Arab yang mengatakan bahwa Muhammad itu tidak memiliki pegangan apapun.”
Sedangkan Abu Ja’far bin Jarir berpendapat bahwa hal itu bersifat umum berlaku bagi semua umat manusia. Dan tidak ada dalil pasti yang menetapkan salah satu dari beberapa pendapat tersebut. Maka membawa makna untuk semua pendapat di atas adalah lebih tepat. Wallahu a’lam.
Firman Allah Ta’ala, Î فَاللهُ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ يَـوْمَ الْقِيَامَةِ فِيـمَا كَانُوا فِيهِ يَخْتَلِفُـونَ Ï “Maka Allah akan mengadili di antara mereka pada hari kiamat, tentang apa-apa yang mereka berselisih padanya.”Artinya, Allah Ta’ala mengumpulkan mereka pada hari kiamat kelak serta memutuskan hukum di antara mereka melalui keputusan-Nya yang adil yang tidak ada kezhaliman dan tidak akan dizhalimi sedikit pun meskipun sekecil apapun.
وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّن مَّنَعَ مَسَاجِدَ اللّهِ أَن يُذْكَرَ فِيهَا اسْمُهُ وَسَعَى فِي خَرَابِهَا أُوْلَـئِكَ مَا كَانَ لَهُمْ أَن يَدْخُلُوهَا إِلاَّ خَآئِفِينَ لهُمْ فِي الدُّنْيَا خِزْيٌ وَلَهُمْ فِي الآخِرَةِ عَذَابٌ عَظِيمٌ
Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang menghalang-halangi menyebut nama Allah dalam masjid-masjid-Nya, dan berusaha untuk me-robohkannya? Mereka itu tidak sepatutnya masuk ke dalamnya (masjid Allah), kecuali dengan rasa takut (kepada Allah). Mereka di dunia mendapat kehina-an dan di akhirat mendapat siksa yang berat. (QS. 2:114)
Para ahli tafsir berbeda pendapat mengenai siapakah yang dimaksud dengan orang yang menghalangi masuk masjid Allah dan berusaha merusaknya.
Terdapat dua pendapat berkenaan dengan hal tersebut:
Pendapat pertama, apa yang diriwayatkan al-Aufi dalam tafsirnya dari Ibnu Abbas mengenai firman Allah Ta’ala, Î وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّن مَّنَعَ مَسَاجِدَ اللَّهِ أّنْ يُذْكَرَ فِيهَا اسْمُهُ Ï “Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang menghalang-halangi menyebut nama Allah dalam masjid-masjid-Nya.” Ia mengatakan: “Yaitu orang-orang Nasrani.” Juga Mujahid mengemukakan: “Mereka itu adalah orang-orang Nasrani. Mereka membuang berbagai kotoran ke Baitul Maqdis dan menghalangi orang-orang agar tidak mengerjakan shalat di dalamnya.”
Sa’id meriwayatkan dari Qatadah, ia menuturkan: “Mereka itu adalah orang-orang Nasrani, yang merupakan musuh Allah, yang karena kebencian-nya kepada orang-orang Yahudi menjadikan mereka membantu Bukhtannashr penguasa Babilonia, penganut agama Majusi, untuk merobohkan Baitul Maqdis.”
Pendapat kedua, apa yang diriwayatkan Ibnu jarir mengenai firman Allah Ta’ala, Î وَ مَنْ أَظْلَمُ مِمَّن مَّنَعَ مَسَاجِدَ اللَّهِ أّنْ يُذْكَرَ فِيهَا اسْمُهُ وَسَعَى فـيِ خَرَابِهَا Ï “Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang menghalang-halangi menyebut nama Allah dalam masjid-masjid-Nya, dan berusaha untuk merobohkannya?” Ibnu Zaid mengatakan: “Mereka itu adalah orang-orang musyrik yang menghalangi Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersama para sahabatnya untuk masuk ke dalam kota Makkah pada saat terjadinya peristiwa Hudaibiyah sehingga beliau menyembelih kurbannya di Dzi Thuwa dan mengajak mereka berdamai. Dan RasulullahShalallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada mereka:
مَاكَانَ أَحَدٌ يَصُدُّ عَنْ هَذَا الْبَيْتِ، وَقَدْ كَانَ الرَّجُلُ يَلْقَى قَاتِلَ أَبِيْهِ وَ أَخِيْهِ فَلاَ يَهُدُّهُ.
“Tidak ada seorang pun yang boleh menghalang-halangi dari Baitullah ini. Dulu, seseorang dapat bertemu dengan pembunuh ayahnya dan saudaranya, dan ia tidak menghalanginya.”
Maka mereka menjawab: “Pembunuh ayah-ayah kami pada perang Badar tidak boleh masuk ke kawasan kami, sedang kami masih ada di sini.”
Sedang mengenai firman Allah, Tabaraka wa Ta’ala, Î وَسَعَى فيِ خَرَابِهَا Ï “Dan berusaha untuk merobohkannya?” Ibnu Zaid mengatakan, “Mereka itu menghadang orang-orang yang hendak memakmurkan masjid dengan berdzikir kepada-Nya dan mendatanginya untuk menuaikan haji dan umrah.”
Karena itu, Allah Ta’ala berfirman:
Î إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللهِ مَنْ ءَامَنَ بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلأَخِرِ وَأَقَامَ الصَّلاَةَ وَءَاتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلاَّ اللهَ Ï “Hanya orang-orang yang memakmurkan masjid-masjid Allah yang beriman ke-pada Allah dan hari akhir, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan tidak takut (kepada siapa pun) selain kepada Allah.” (QS. At-Taubah: 18)
Yang dimaksud dengan memakmurkan masjid itu bukan hanya sekedar menghiasi dan membangun fisiknya saja, tetapi juga dengan berdzikir kepada Allah di dalamnya, menegakkan syari’at-Nya, serta menjauhkannya dari najis dan syirik.
Dan firman-Nya, Î أُوْلُئِكَ مَاكَانَ لَهُمْ أَن يَدْخُلُوهَا إِلاَّ خَآئِفِينَ Ï “Mereka itu tidak sepatutnya memasukinya kecuali dengan rasa takut (kepada Allah).” Ayat tersebut berbentuk berita tetapi bermakna perintah. Artinya, “Jangan kalian perkenankan mereka memasuki masjid jika kalian mampu menguasai mereka, kecuali setelah ada perdamaian dan pembayaran jizyah. Oleh karena itu, setelah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam berhasil membebaskan kota Makkah pada tahun berikutnya, yaitu pada tahun 9 H beliau langsung berseru di tanah lapang di Mina:
أَلاَ، لاَ يَحُجَّنَّ بَعْدَ العَامِ مُشْـرِكٌ، وَ لاَ يَطُوْفَنَّ بِالْبَيْـتِ عُرْيَانٌ، وَ مَنْ كَـانَ لَهُ أَجَلٌ فَأَجَلُهُ إِلَـى مُدَّتِهِ.
“Ketahuilah, setelah tahun ini, tidak diperbolehkan seorang musyrik pun menunaikan ibadah haji dan mengerjakan thawaf dalam kedaan telanjang. Barangsiapa yang masih mempunyai masa tinggal, maka pengukuhannya itu berakhir sampai habis masanya.”
Yang demikian itu tidak lain untuk menghormati lingkungan Masjidil-haram dan menyucikan negeri yang padanya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam diutus kepada umat manusia secara keseluruhan untuk menyampaikan berita gembira sekaligus juga peringatan. Itulah penghinaan bagi mereka di dunia, karena balasan itu sesuai dengan amal perbuatan. Sebagaimana mereka telah menghalangi orang-orang mukmin dari Masjidilharam, maka mereka pun dihalangi darinya. Dan sebagai-mana mereka telah mengusir orang-orang mukmin dari Makkah, maka mereka pun diusir darinya.
Firman-Nya, Î وَلَهُمْ فـيِ اْلأَخِرَةِ عَذَابٌ عَظِيمٌ Ï “Dan bagi meraka adzab yang besar di akhirat,” karena mereka telah menginjak-injak kehormatan Masjidil-haram dan menghinakannya dengan menempatkan berhala-berhala di sekitarnya, berdo’a kepada selain Allah di dalamnya, serta mengerjakan thawaf di sana dalam keadaan telanjang, dan perbuatan-perbuatan lainnya yang dibenci Allah Ta’ala dan Rasul-Nya.
Sedangkan ulama yang menafsirkan sebagai Baitulmaqdis, maka Ka’ab al-Ahbar mengatakan: “Sesungguhnya orang-orang Nasrani itu ketika berhasil mengusai Baitulmaqdis, maka mereka merobohkannya.” Dan setelah Allah Ta’ala mengutus Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa sallam, Dia pun menurunkan ayat:
Ï وَ مَنْ أَظْلَمُ مِمَّن مَّنَعَ مَسَاجِدَ اللَّهِ أّنْ يُذْكَرَ فِيهَا اسْمُهُ وَسَعَى فـيِ خَرَابِهَا أُوْلُئِكَ مَاكَانَ لَهُمْ أَن يَدْخُلُوهَا إِلاَّ خَآئِفِيـنَ Î
“Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang menghalang-halangi menyebut nama Allah dalam masjid-masjid-Nya, dan berusaha untuk merobohkannya? Mereka itu tidak sepatutnya memasukinya kecuali dengan rasa takut (kepada Allah).”
Oleh karena itu, tidak ada di muka bumi ini seorang Nasrani pun yang berani masuk Baitulmaqdis kecuali dalam keadaan takut. As-Suddi mengatakan: “Sekarang ini, tidak ada seorang Romawi pun di muka bumi ini yang berani memasuki Baitulmaqdis melainkan dalam keadaan takut dipenggal lehernya, atau ditakutkan dengan pembayaran jizyah yang harus dilaksanakannya.”
Menurut panafsiran as-Suddi, Ikrimah, dan Wa’il bin Dawud, kehinaan mereka di dunia itu akan benar-benar terwujud dengan munculnya Imam Mahdi. Sedangkan Qatadah menafsirkannya dengan pembayaran jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.
Yang benar bahwa kehinaan di dunia itu lebih umum dari semuanya itu. Dalam sebuah hadits disebutkan mengenai permohonan perlindungan dari kehinaan dunia dan adzab akhirat. Sebagaimana yang diriwayatkan Imam Ahmad, dari Bisyir bin Artha’ah, ia menceritakan, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam pernah memanjatkan do’a:
اَللَّهُمَّ أَحْسِنْ عَاقِبَتَنَا فِـى اْلأُمُوُرِ كُلِّهَا، وَأَجِرْنَا مِنْ خِزْيِ الدُّنْيَا وَ عَذَابِ اْلآخِرَةِ.
“Ya Allah, perbaikilah akhir dari segala urusan kami seluruhnya, serta jauhkanlah kami dari kehinaan dunia dan siksa akhirat.” (HR. Ahmad)
Hadits di atas berstatus sebagai hadits hasan, tetapi tidak terdapat dalam Kutubus Sittah. Dan Bisyir bin Artha’ah tidak pernah meriwayatkan hadits kecuali hadits ini dan satu lagi yaitu hadits: ( لاَ تُقْطَعُ اْلأَيْدِى فِـى الْـغَزْوِ ) “Tidak ada hukuman potong tangan didalam peperangan.”
Sumber: Diadaptasi dari Tafsir Ibnu Katsir, penyusun Dr. Abdullah bin Muhammad bin Ishak Ali As-Syeikh, penterjemah Ust. Farid Ahmad Okbah, MA, dkk. (Pustaka Imam As-Syafi’i)

COMMENTS

Nama

1 januari,1,10 november,2,10 november 1945,3,10 Pahlawan,1,about fungi,1,Air,3,Akar kudrat,1,Akar Pangkat 3,1,Akhlak,27,Akhlak Islam,1,Akibat Belajar Agama tanpa Guru,1,Akuntansi,2,alat optik,3,alat seo,1,alat webmaster,1,Alhazen,1,anak bandel,1,anak tidak fokus,1,anak-anak jokowi,1,Android,1,anemia,1,anies baswedan,2,anyaman,1,aqidah,20,Artikel Kependidikan,18,artpend,1,artpend seo studio,2,Arus Listrik,2,Atmosfer,1,aturan tangan kanan,1,Auckland,1,Bahasa Indonesia,20,Bahasa Jawa,10,bahaya,1,Bangga sebagai bangsa Indonesi,3,Bangga Sebagai Bangsa Indonesia,1,Bangsaku Bangsa yang Berbudaya,1,Bangun Datar,3,Banjir,1,Bank Soal,25,Bank Soal IPA,15,bank soal matematika,1,Bantuan Siswa Miskin,1,barang ekspor,1,basket,1,baterai bekas,1,batu akik,1,Batu Mulia Indonesia,1,bbm naik,1,BBM Naik Tahun 2014,1,beasiwa,1,Beberapa Hewan Unik Yang Dianggap Palsu,1,belajar islam,20,Benda-benda di Sekitar Kita,1,bentuk-bentuk kerukunan,1,berbagai macam tanah,1,Berita,22,berita nasional,3,Berita Temanggung,1,Bilangan Bulat,5,bilangan kubik,1,bin,1,biolog,1,biologi,35,Biologi dan Ekologi,13,biology,4,blog komentar,1,blokir iklan facebook,1,budaya,1,Budaya Indonesia,1,budha,1,Buku,5,buku guru,3,buku guru dan siswa,1,buku kurikulum 2013,4,buku kurikulum 2013 SMK,7,buku kurikulum SD 2013,4,buku siswa,2,buku smk,1,buku tematik,4,bung tomo,1,bunga daun bawang,1,Bunga Perca,1,Buya Hamka,1,cacat mata,1,Cahaya,3,Candi,1,Candi Hindu,1,candi peninggalan hindu,1,cara download youtube,1,cara ekspor,1,Cara hidup manusia hewan dan tumbuhan,7,Cara kerja sistem limfatik,1,cara membuat poster,1,Cara menjaga kerukunan,3,catatan,24,cerita rakyat,1,cermin,1,Cerpen anak,1,charger mobil,1,ciri-ciri penyakit ebola,2,convert pdf to web,1,Converts Sunlight into Thermal Energy Experiments,1,cpns 2014,2,cublak cublak suweng,1,Daftar hari penting indonesia,1,Daftar Hari raya Indonesia,1,Daftar peringatan indonesia,1,Daftar Peserta Kelulusan PLPG,1,dampak kenaikan BBM,1,dampak perdagangan internasional,1,dapodik,3,dapodikdas,2,Dapodikmen,2,darah,1,daring,2,dasar elktronika,1,dasar komputer,1,dasar logika,1,data pokok pendidikang,1,daun zaitun,1,daur karbon,1,Demokrasi,1,Desimal,2,dns spoofing,2,download aplikasi dapodik,1,download youtube downloader,1,Draft RUU Pilkada,1,dropping air bersih,1,ebola di indonesia,1,education,1,Ekologi,1,ekspor,1,ekspor impor,2,ekspor impor indonesia,2,elektromagnet,1,elektronika,4,elektronika dasar,1,elektrostatik,1,elementary school,1,endocrine gland,1,endocrine system,1,energi,1,energi alternatif,1,energi dan perubahannya,1,english lecture,10,ensiklopedia fisika,1,etika,1,etika sederhana,1,Experiments,2,eydm ejaan bahasa indonesia,1,facebook,1,Fancy Blue,1,farkhan,1,fiqh,20,fisika,24,fisika smp,4,Fitu,1,Flowering Plant Reproduction,1,fls2n,1,for kids,1,foto kemdikbud 2015,1,froce in physics,1,Fungi,1,fungsi BUMN,1,Fungsi Sel,1,gallery,1,Gas In Bottle,1,gaya gravitasi,1,Gaya magnet,2,gaya pacaran sehat,1,gejala ebola,2,gejala penyakit ebola,2,gelombang,1,gelombang dan osilasi,1,geografi,3,geografis,1,geologi,3,gerbang logika,1,google adsense,3,google berhasil di reta as,1,google dibajak dns spoofing,1,google diretas pakistan,1,google pay,1,gundul gundul pacul,1,gunung pelangi,1,guru,1,Hambatan,1,hari besar agama,1,hari pahlawan,1,hari pahlawan nasional,2,Haytham,1,headline,13,hewan reptil,1,Hidup rukun,6,hindu,1,hukum newton,1,Ibnu Hajar Al Asqolani,1,Ilmu Pengetahuan Alam,57,Ilmu Pengetahuan Sosial,21,Ilmuwan,1,Ilmuwan Muslim,1,imen,1,inaicta,1,Indonesiaku Bangsa yang Berbudaya,3,Indonesiaku bangsa yang cinta damai.,2,Indonesiaku bangsa yang kaya,7,induksi magnet,1,info cpns 2014,1,Info Islam,4,info lomba,7,Info Pendidikan,37,Info Pendidikan.,5,Info Sehat,2,info teknologi,24,info teknologiyoutube video downloader,1,informasi,4,informasi cpns 2014,1,informasi kelulusan plpg 2014,1,informasi lomba lkiip 2015,1,informasi penerimaan CPNS 2014,1,Informasi PLN,1,Informasi SNMPTN 2015,3,inobel 2015,1,inovasi pembelajaran,1,internet,2,invertebrata,1,ipa,15,islam,23,islam kristen,14,islamologi,14,Istilah,1,its,1,jadwal pelajaran,1,jamaah islam liberal,1,Jamur,1,jamuran,1,Jarak waktu dan kecepatan,1,jaring makanan,1,jateng 2014,1,Jelajah Dunia,2,Jenis Batuan,2,jenis poster,1,Jenis Tumbuhan Tidak Berbunga,2,Jenis Ulat,1,jenis-jenis tanah,1,jil,1,Jokowi,2,jokowi mengumumkan kabinet,1,Juara,1,Kabinet jokowi,3,kabinet kerja,1,kaca mata,1,kajian islam,22,Kajian tafsir,10,Kaleidoskop,1,kalender pendidikan,1,kalimat poster,1,Kalor dan Suhu,1,kamera,2,kanker,1,Karbon,1,kartu indonesia pintar,2,Kasus Kekerasan Anak,1,Keamanan Internet,1,Keamanan Jaringan,1,keanekaragaman budaya bangsaku,1,keindahan bunga,1,Kekerasan SD,1,Kelas 1 SD,1,kelas V,7,kelas4sd,2,kelas5sd,10,kelas6sd,2,kelenjar,1,kelenjar endokrin,1,Keluarga jokowi,1,kemdikbud,2,KemenPAN RB Gandeng BIN Jewer PNS Nakal,1,kemenpan-rb,1,kemintraan youtube,1,kenaikan BBM,1,Keputusan Bersama,1,Kerajaan Fungi,1,kerajaan hindu indonesia,1,kerajinan,1,kerja jokowi,1,kerjasama bilateral,1,kerjasama multilateral,1,Kerukunan Dlm bermasayarakat,8,kesehatan,7,Keunikan hewan,1,Kewarganegaraan,1,Khasiat Pohon zaitun,1,khohir mulyadi,1,kihajar,1,Kimia,2,kimia sma,3,kimia smk,1,kip,1,kisi-kisi LKS Jabar 2015,1,kisi-kisi LKS Jatim 2015,1,kisi-kisi cpns 2014,1,kisi-kisi lks 2015,1,kisi-kisi LKS DIY 2015,1,kisi-kisi LKS jateng 2015,1,kisi-kisi LKS Nasional 2015,1,kisi-kisi ujian nasional 2015,1,koleksi,1,komentar facebook,1,Kompetensi Dasar,1,Komponen Ekosistem,1,komputer,1,kontroversi buku penjaskes,1,kontroversi menteri kelautan,2,kontroversi undang-undang,1,Korban banjarnegara,1,KPAI,1,kristologi,15,kritik kepada mendikbud,2,kuis kihajar,1,kuliah Dalam jaringan,1,kuliah daring,1,Kumpulan Meme Banjir Jakarta 2015 Lucu,1,Kunci Jawaban,1,kurikulum 2006,2,kurikulum 2013,22,kyiai,1,Lapisan bumi,2,larangan merokok,1,larangan selamat natal,1,Layang-layang,1,lecture,1,lensa,1,Lingkungan,8,linperanas 2015,1,listrik,4,listrik statis,2,lkiip 2015,1,lkiip guru smk 2014,1,lkiip nasional,1,lomba 2015,2,lomba blog,1,lomba bptikp,1,lomba feature 2015,1,lomba foto 2015,1,lomba foto kemdikbud 2015,1,lomba guru,2,lomba guru nasional,1,lomba kreatifitas guru,1,lomba lkiip 2015,1,lomba menulis,1,lomba mpi,1,lomba penulisan artikel 2015,1,Lomba Siswa,6,lombarancang busana batik tomini,1,Lowongan Kerja,1,LPIR 2015,1,lpmp,1,Luas,1,Macam-macam peristiwa dalam kehidupan,6,macam-macam tanah,1,madrasah,1,Magnet,2,mahasiswa,1,mancanegara,1,Manfaat hidup rukun,4,Manfaat pemanasan,1,Manusia dan lingkungan,16,Manusia dan peristiwa alam,4,Mapel SMK,1,masyarakat menolak ruu pilkada,1,Mataram,1,Matematika,30,Materi,23,Materi dan Energi,1,Materi Kelas 1 SD,5,Materi Kelas 2 SD,2,Materi Kelas 3 SD,6,Materi Kelas 4 SD,7,Materi Kelas 5 SD,23,Materi Kelas 6 SD,13,Materi Pelajaran,90,materi Shopping,1,medan magnet,1,media,1,Memahami Listrik dan Kemagnetan,1,membuat modul,1,mempercantik website,1,menangani ebola,1,mendaftar cpns online 2014,1,mendidik sisiwa,1,mendikbud,5,mengajar,1,mengenal bakteri,2,mengenal biologi dan ekologi,1,mengenal dapodik,1,Mengenal Fungi,1,mengenal gaya,3,mengenal Google Adsense,1,mengenal hari pahlawan 10 november,1,mengenal hewan,1,mengenal keluarga jokowi,1,mengenal listrik dan kemagnetan,1,mengenal mikroorganisme,1,Mengenal Sel dan Struktur Sel,1,Mengenal Sirkuit Listrik,1,mengenang jasa pahlawan,1,mengenang pahlawan,1,mengoptimalkan website,1,meningkatkan traffik website,1,merokok,2,minyak nabati,1,Minyak zaitun,1,mipa unnes,1,mirror aplikasi,1,Model kuliah daring,1,model pembelajaran PDITT,1,modul,1,moratorium CPNS,1,motivasi,11,MPI,2,Muatan listrik,1,mursida,1,museum,1,museum ranggawarsita,1,musium di semarang,1,Musyawarah,1,NKRI,2,Norma,1,november 1945,1,o2sn 2015,1,obat penyakit ebola,1,omba multimedia,1,opini,2,organ peredaran darah,3,Organ tubuh manusia dan hewan,7,osilasi,1,OSN,1,osn 2015,1,osn sd 2015,3,OSN SD Jateng 2015,1,osn SMP,1,otospinner article Rewriter,2,Ozon,1,Pahlawan Nasional,6,pai,22,pakaianadat,1,pancasila,1,panduan youtube,1,Parenting,3,paru-paru,1,Paud,1,pdip menolak uu pilkada,1,pditt,1,Pecahan,8,Pecahan campuran,1,pejuang,1,pelajaran agama islam,2,Pelestarian Lingkungan,1,Pemanasan Global,1,pemantulan,1,Pembagian,2,pembayaran adense,1,pembiasan,1,pemilu tidak langsung,1,pencegahan penyakit ebola,1,Pencemaran,1,Pendaftaran CPNS,1,pendaftaran cpns 2014,1,pendaftaran snmptn 2015,3,Pendidikan,3,pendidikan agama islam,24,Pendidikan karakter,9,pendidikan tauhid,1,peneliti,1,pengaruh modernisasi,1,penggolongan makhluk hidup,1,penggolongn hewan,1,penghargaan,1,pengobatan ebola,1,pengumuman,9,Pengumuman Kabinet Jokowi,1,Pengurangan,2,peninggalan sejarah,3,Penjaskes,1,Penjumlahan,2,Pentingnya Kesehatan Diri dan Lingkungan,2,Pentingnya kesehatan diri dan linkungan,9,penyakit,4,penyakit ebola,3,penyakit ganas ebola,1,penyakit pernapasan,1,Penyebab Anak tidak Beretika,1,perakitan komputer,1,peranan BUMN,1,perang kemerdekaan,1,perang melawan sekutu,1,perang surabaya,2,Percobaan Energi Panas dari Pembusukan,1,Percobaan Gas dalam Botol,1,Percobaan Memanfaatkan Tenaga Uap,1,Percobaan Mengubah Sinar Matahari menjadi Energi Panas,1,percobaan sains,4,Perdagangan Internasional,1,Peristiwa-peristiwa Penting,3,perkalian,2,permendikbud,2,permendikbud 50 tahun 2015,1,Pernapasan,2,Pernik,1,Persamaan Linear,1,Persen,1,Pertanyaan SNMPTN 2015,1,Perubahan lingkungan,1,Perubahan wujud benda,4,petunjuk install dapodik,1,petunjuk teknis,1,Phsycs,3,physics,1,physics science,1,PJOK,3,pns,1,Pola hidup sehat,5,pola kehidupan di masyarakat,1,portofolio,1,portofolio snmptn 2015,1,pos ujian nasional 2015,1,POster,1,poster yang baik,1,ppg,1,PPKn,9,praktikum,1,presentasi,1,Presentasi menggunakan Pen Tool,1,Presiden Jokowi,1,presiden jokowi dan keluarga,1,profil anak jokowi,1,profil candi dieng,1,program baru Kemdikbud,2,Promes,1,Putra jokowi,1,radio aktif,1,Raja Salman,1,ranggawarsita,1,rangka tubuh manusia,2,rangkaian pararel,1,rangkaian seri,1,Rapel Tunjangan Profesi Temanggung,1,Rekruitmen cpns,1,Rekruitmen PLN,1,Reproduksi dan Hereditas,1,Reproduksi Tumbuhan Berbunga,1,reptil di indonesia,1,resep masakan,1,Resultan Force,1,rokok,1,rontgen,1,rotan,1,rotasi bulan,1,rotasi bumi,1,rotasi matahari,1,RPP,3,rumah adat,1,rumah sakit,1,rumahadat,1,rumus lengkap kimia,1,RUU kontroversial,1,RUU perawat,1,RUU Pilkada,2,S2,1,Sains,3,Samsung Galaxy J1,1,Sastra,1,SBK,2,sd negeri 2 badran temanggung,1,SD Trisula Wedari,1,sehat itu penting,5,sejarah,8,sejarah candi indonesia,1,sekutu menjajah indonesia,1,seleksi polines,1,Semester 1,7,Seni Budaya,1,Seni Budaya dan Ketrampilan,10,Seni Karawitan,1,seni tradisional jawa,1,senyawa karbon,1,seo,2,seo tools,3,Sertifikasi Guru,1,Sifat Air,1,sifat cahaya,2,Silabus,2,Silabus kurikulum 2013,1,sinar x,1,singkong,1,Sinonim,1,sirkuit listrik,1,sisi positif,1,Sistem endokrin,1,sistem hormon,1,Siswa Miskin SD Sekolah,1,Siswa SD harus sekolah,1,siswa siap kerja,1,Slide Pembelajaran,1,smk,5,smk bisa,1,smp,2,SNMPTN 2015,3,Soal Bahasa Indonesia,3,Soal Bahasa Jawa,3,Soal IPA,11,Soal IPA Kelas III,1,Soal IPS,1,Soal Matematika,1,Soal PPKn,2,soal ujian nasional 2015,2,Software,1,spesifikasi HP,1,Struktur bumi,2,struktur sel bakteri,2,surat,1,surat terbuka kepada mendikbud,1,Susunan Kabinet,1,Susunan Kabinet Jokowi,1,susunan kabinet kerja,1,susunan menteri kerja,1,syarat pendirian paud,1,Tafsir,10,tafsir ibnu katsir,20,Tafsir Ibnu Katsir Surat Al-Baqarah 111-114,1,tahun baru,1,tahun baru masehi,1,tampilan website,1,tanah longsor banjarnegara,1,tank,1,tariantradisionl,1,Tata Surya,1,Tatang Koswara,2,tauhid islam,1,teknik ip spoofing,1,tema 1,8,tema 3,1,tema shopping,1,Tematik,14,tematik kurikulum 2013,1,tembang dolanan,2,Tentang,2,Thalasemia,1,thermal energy,1,tips,2,tips dam trik,3,Tips Memblokir SMS Penipuan,1,Tips merawat gadget,1,TKJ,1,Tokoh Indonesia,1,Tubuh Manusia,4,Tumbuhan,3,Tumbuhan berbunga,2,tumbuhan berkayu,1,Tumbuhan dikotil,1,tumbuhan monokotil,1,Tunjangan Profesi,2,tutorial,2,tutorial Adsense,1,tv streaming,1,tvone,1,Ujian nasional 2015,3,ujian nasional SD 2015,1,ujian nasonal 2015,1,UKG 2015,1,un,1,UN SD 2015,1,undang-undang,1,Undang-undang ITE,1,unesco,1,unnes 2015,1,ust. Bachtiar Nasir,1,vas bunga,1,Video,8,video downloader,1,Video Informasi SNMPTN 2015,1,video kekerasan anak SD,1,virus ebolam gejala penyakit,1,Voltase,1,wabah ebola,1,wanita,1,Wanita adalah Target Yahudi untuk Dihancurkan,1,warsito,1,waspada ebola,1,webmaster tools,1,website analysis,1,western union,1,Wujud Benda dan Cirinya,8,Wujud Benda dan Sifatnya,2,yahudi,1,youtube,1,youtube downloader,1,youtube to video,1,Zakir Naik,1,
ltr
item
Kelas Bu Asih: Tafsir Ibnu Katsir Surat Al-Baqarah 111 , 112 , 113 , 114
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al-Baqarah 111 , 112 , 113 , 114
Kajian Tafsir Ibnu Katsir Surat Al-Baqarah ayat 111 - 114 menurut Pemahaman Salafus-Shalih. Tafsir ini bersumber utama dari para Sahabat Nabi , Tabi'in dan tab'iut Tabi'in dan Ulama-Ulama Ahlu Sunnah yang dirangkum oleh Ibnu Katsir Rahimahullah
http://2.bp.blogspot.com/-Fp3DTFQR0B8/VGXqsD_UYPI/AAAAAAAADVc/hQtiiSJhDEI/s1600/Quran%2Bal-Karim.jpg
http://2.bp.blogspot.com/-Fp3DTFQR0B8/VGXqsD_UYPI/AAAAAAAADVc/hQtiiSJhDEI/s72-c/Quran%2Bal-Karim.jpg
Kelas Bu Asih
https://artikel-kependidikan.blogspot.com/2014/11/tafsir-ibnu-katsir-surat-al-baqarah-111-112-113-114.html
https://artikel-kependidikan.blogspot.com/
https://artikel-kependidikan.blogspot.com/
https://artikel-kependidikan.blogspot.com/2014/11/tafsir-ibnu-katsir-surat-al-baqarah-111-112-113-114.html
true
2784979944216087061
UTF-8
Load Semua posting Tidak ditemukan tulisan LIHAT SEMUA Baca Lanjut Ulangi Gagal Ulang Hapus Oleh Beranda Halaman Posting Lihat Semua DIREKOMENDASIKAN UNTUKMU KATEGORI ARSIP CARI SEMUA POSTING Tidak ditemukan tulisan apa pun sesuai permintaan Anda Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ menit yang lalu 1 jam yang lalu $$1$$ jam yang lalu Kemarin $$1$$ hari yang lalu $$1$$ minggu yang lalu lebih dari 5 minggu yang lalu Pengikut Mengikuti KONTEN INI ADALAH PREMIUM Silakan berbagi untuk membuka kunci Salin Semua Kode Pilih Semua Kode Semua kode telah disalin ke clipboard Anda Tidak dapat menyalin kode / teks, tekan [CTRL] + [C] (atau CMD + C with Mac) untuk menyalin